Mengaku Kelaparan, Pemuda asal Baganbatu Curi Stabilizer Masjid Raya Kisaran

Eko mengaku aksi pencurian itu ia lakukan, karena sudah tiga hari tidak makan sama sekali.

Mengaku Kelaparan, Pemuda asal Baganbatu Curi Stabilizer Masjid Raya Kisaran
TRIBUN MEDAN/MUSTAQIM INDRA JAYA
Tersangka pencuri stabilizer di Masjid Raya Kisaran, Eko Syahputra (tangan terborgol) saat hendak digiring petugas ke ruangan penyidik, Selasa (16/7/2019). Tersangka melakukan pencurian pada Minggu (14/7/2019) malam berkat rekaman CCTV Masjid Raya Kisaran. 

TRIBUN-MEDAN.com, KISARAN - Eko Syahputra (21) warga Bagan Batu, Simpang Kanan, Provinsi Riau nekat mencuri perangkat elektronik, stabilizer dari dalam Masjid Raya Kisaran Jalan Imam Bonjol pada Minggu (14/7/2019) malam.

Eko mengaku aksi pencurian itu ia lakukan, karena sudah tiga hari tidak makan sama sekali.

Namun, hasil curiannya belum terjual, dirinya sudah lebih dahulu ditangkap polisi, berkat adanya rekaman video CCTV.

Ia berada di Kisaran karena tersesat. Padahal, Eko berangkat dari kampung halamannya bermaksud untuk bertemu temannya. Setelah itu rencananya melanjutkan perjalanan ke Malaysia untuk menjadi TKI, berbekal uang Rp 800 ribu dari bibinya.

"Aku dari Bagan Batu (Riau), naik kereta, rencana mau jumpai kawan di Limapuluh (Batubara). Karena nggak tahu jalan, berhenti di Kisaran, singgah di warnet mau chattingan sama kawan ku itu," alibi Eko di kantor Polsek Kota Kisaran, Selasa (16/7/2019).

Dari pembicaraan itu, temannya yang bernama Andri sudah berangkat terlebih dahulu menuju Malaysia. Sehingga, ia pun segan untuk pulang ke kampung halamannya.

"Jadi selama ini tinggal di warnet. Tidur dan makan di warnet dekat Masjid Raya Kisaran," ucapnya.

Setelah berapa lama di Kisaran, uang pemberian bibinya pun habis. Sehingga tersangka berinisiatif menjual sepeda motor vixion miliknya dengan bantuan orang yang baru ia kenal di Kisaran.

Hingga, berdasarkan pengakuan kenalannya, akhirnya sepeda motor tersebut laku terjual seharga Rp 2,5 juta. Namun, menurut Eko baru menerima uang sebesar Rp 50 ribu hasil penjualan sepeda motor.

"Karena lapar. Dan nggak gitu kenal Kisaran. Jadi nekat mencuri aku," ujarnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kota Kisaran, Ipda Arbin Rambe membenarkan kasus pencurian stabilizer di Masjid Raya Kisaran yang dilakulan tersangka.

Kini, tersangka dan barang bukti sudah diamankan petugas pada Senin (15/7/2019) ke Polsek Kota Kisaran.

"Benar. Tersangka dan barang bukti sudah diamankan," kata Arbin.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved