Pedagang asal Siantar Ini jadi Kurir Sabu 1,6 Kg, Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara

Terdakwa bernama lengkap Dermawan Halomoan Damanik alias Mawan tampak mengenakan kacamata dan hanya tertunduk lemas.

Pedagang asal Siantar Ini jadi Kurir Sabu 1,6 Kg, Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara
TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURUK
Pedagang asal Jalan Dr. Justin Sihombing, Pematangsiantar harus mempertanggungjawabkan perbuatannya duduk di kursi pesakitan usai menjadi kurir 1,6 kg sabu di PN Medan, Selasa (16/7/2019). Terdakwa bernama lengkap Dermawan Halomoan Damanik alias Mawan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN -Seorang pedagang asal Jalan Dr. Justin Sihombing, Pematangsiantar harus mempertanggungjawabkan perbuatannya duduk di kursi pesakitan usai menjadi kurir 1,6 kg sabu di PN Medan, Selasa (16/7/2019).

Terdakwa bernama lengkap Dermawan Halomoan Damanik alias Mawan tampak mengenakan kacamata dan hanya tertunduk lemas saat mendengarkan dakwaan yang dibacakan JPU Muhammad Amin.

Jaksa dalam dakwaannya menjelaskan ditangkap pada 1 Februari 2019 sekitar pukul 08.30 WIB bertempat di pinggir Jalan Perwira Kota Pematangsiantar.

"Secara tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan narkotika golongan I (satu) dalam bentuk bukan tanaman lebih dari 5(lima) gram," ungkap Jaksa asal Kejari Siantar ini.

Awalnya kasus bermula saat penyidik Polisi asal Polda Sumut Berry Anggara Awal dan M. Aulia Darma mendapat informasi tentang adanya peredaran narkotika jenis sabu dengan menyebutkan ciri-ciri terdkwa.

Kemudian para saksi dari Polda Sumut melakukan penyelidikan lalu pada 1 Februari 2019 para saksi Polisi melihat terdakwa sedang dipinggir jalan Perwira Kota Pematang Siantar dan lamgsung melakukan penangkapan.

"Pada personil polisi Polda Sumut lamgsung membawa terdakwa menuju kerumah terdakwa dan melakukan penggeledahan. Didalamnyya ditemukan 1 bungkus plastik dalam kemasan warna kuning keemasan berisi sabu 6 bungkus plastik di dalam lemari dengan total keseluruhan yang ditemukan seberat 1.600 gr gram netto," jelas Jaksa Amin.

Lalu terdakwa mengakui terdakwa adalah suruhan Bang Apin (DPO) dimana sebelumnya pada 31 Januari 2019 sekitar pukul 23.00 WIB terdakwa Dermawan dihubungi Bang Apin dengan mengatakan

“Bisa kau standbay nunggu barangku datang” lalu terdakwa mengatakan barang apa bang lalu Bang APIN mengatakan “shabu, nanti ada yang menghubungi kau”

Lalu terdakwa mengatakan “bisa bang” kemudian pada 1 Februari 2019 sekitar pukul 02.00 WIB dipinggir Jalan Asahan Kota Pematangsiantar terdakwa menerima 7 bungkus plastik dari orang yang tidak terdakwa kenal.

Halaman
12
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved