Pipa Bocor hingga Air Keruh Masuk ke Sekolah, Dirut Tirtanadi: Pipa Pecah Kemungkinan Terjebak Udara

Sumber air berasal dari Instalasi Pengelolaan Air (IPA) PT Tirta Lyonnais Medan (TLM) yang menyebabkan pasokan air terganggu mulai dari Jalan Garu I..

Pipa Bocor hingga Air Keruh Masuk ke Sekolah, Dirut Tirtanadi: Pipa Pecah Kemungkinan Terjebak Udara
TRIBUN MEDAN/RISKY CAHYADI
Pipa milik PDAM Tirtanadi bocor di Jalan Sisingamangaraja, Medan, Selasa (16/7/2019). Akibat kebocoran ini, air tidak hanya meluber ke jalan, tapi air juga masuk ke pekarangan sekolah SDN 060924. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi masih menyelediki penyebab kebocoran pipa yang terjadi Jalan Sisingamangaraja, Selasa (16/7/2019).

Akibat kebocoran ini, air tidak hanya meluber ke jalan, tapi air juga masuk ke pekarangan SDN 060924.
Meski demikian, PDAM Tirtanadi menyatakan, sudah mengirim petugas ke lapangan untuk memperbaiki dan memeriksa penyebab kebocoran pipa.

"Masih diselidiki penyebabnya. Untuk saat ini prioritas kami adalah memperbaiki kebocorannya agar distribusi air ke masyarakat tidak terganggu," ujar Staf Humas PDAM Tirtanadi Zaman Karya Mendrofa.

Akibat kebocoran ini juga menyebabkan kendaraan yang melintas memperlambat lajunya. Air sempat berwarna keruh ketika petugas mengorek tanah untuk mencari pipa yang bocor.

"Saya masih menghubungi kepala cabangnya. Nanti kalau sudah ada penjelasan data-data akibat kebocorannya akan saya sampaikan. kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Bagi pelanggan yang air mati akibat dari bocornya pipa tersebut agar hubungi cabang terdekat atau ke halo tirtanadi 1500922 untuk dikirim air menggunakan mobil tangki," kata Sekretaris PDAM Tirtanadi Jumirin.

Direktur Utama PDAM Tirtanadi Trisno Sumantri menjelaskan, kronogis pipa transmisi pecah berdiameter 400 mm terjadi Selasa (16/7/2019) sekitar pukul 15.00 WIB.

Dikatakannya, sumber air berasal dari Instalasi Pengelolaan Air (IPA) PT Tirta Lyonnais Medan (TLM) yang menyebabkan pasokan air terganggu mulai dari Jalan Garu I sampai Jalan Garu VI.

"Penyebab pipa pecah disebabkan karena di dalam pipa kemungkinan terjebak udara (masih dalam evaluasi). Pada saat ini sedang dilakukan perbaikan pipa tersebut dan diusahakan sampai malam nanti pekerjaan akan selesai," jelas Trisno.

(ase/tribun-medan.com)

Penulis: Azis Husein Hasibuan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved