Rupiah Melaju Kencang di Asia Usai Pertemuan Jokowi-Prabowo dan Neraca Dagang Surplus US$ 200 Juta

Nilai mata uang Rupiah melaju paling kencang di Asia pada awal pekan ini.

Rupiah Melaju Kencang di Asia Usai Pertemuan Jokowi-Prabowo dan Neraca Dagang Surplus US$ 200 Juta
twitter/pramono anung
Jokowi dan Prabowo akhirnya bertemu setelah Pilpres 2019 di MRT. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Nilai mata uang Rupiah melaju paling kencang di Asia pada awal pekan ini.

Pada Senin (15/7/2019), nilai tukar rupiah menguat 0,63 persen ke Rp 13.920 per dollar Amerika Serikat (AS).

Bandingkan dengan posisi akhir pekan lalu pada Rp 14.008 per dollar AS.

Dalam sepekan, rupiah menguat 1,33 persen.

Rupiah hari ini mencetak penguatan terbesar di kawasan Asia menyusul penguatan rupiah adalah rupee, baht, dollar Taiwan, peso, yuan, ringgit, dollar Singapura, dan yen. Adapun dollar Hong Kong dan won hari ini melemah terhadap the greenback.

Hari ini indeks dollar AS naik tipis ke 96,82 dari posisi kemarin pada 96,81.

Tapi sejak awal tahun penguatan mata uang Asia masih dipimpin oleh baht yang menguat 4,45 persen.

Rupee menguat 3,37 persen secara year to date, disusul rupiah yang menguat 3,27 persen.

Peso mengekor di belakangnya dengan penguatan 2,86 persen dan yen 1,68 persen sejak awal tahun.

Won Korea Selatan justru mencatat pelemahan 6,15 persen sejak awal tahun, disusul oleh dollar Taiwan yang melemah 1,61 persen.

Halaman
1234
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved