Info Kesehatan

BERITA KESEHATAN: Penyebab Jantung Berhenti (Henti Jantung Mendadak) saat Olahraga dan Meninggal

BERITA KESEHATAN: Penyebab Jantung Berhenti (Henti Jantung Mendadak) saat Olahraga dan Meninggal

BERITA KESEHATAN: Penyebab Jantung Berhenti (Henti Jantung Mendadak) saat Olahraga dan Meninggal
shutterstock
BERITA KESEHATAN: Penyebab Jantung Berhenti (Henti Jantung Mendadak) saat Olahraga dan Meninggal 

Untuk mencegah munculnya semakin banyak kasus kematian atlet karena henti jantung, para peneliti menyarankan agar tempat publik yang digunakan untuk menyelenggarakan acara olahraga memiliki Automated External Defibrillators (AED).

Alat ini akan menghantarkan kejut listrik melalui dada menuju jantung, berpotensi menghentikan denyut jantung yang tidak normal kemudian mengembalikannya lagi ke ritme normal. Biasanya, pada kasus dimana AED digunakan, rasio penderita yang selamat lebih tinggi.

Contohnya, pada satu aktivitas maraton di Jepang, paramedik bersepeda membawa AED di ransel mereka dan berjaga dekat dengan garis akhir, siap untuk menyediakan pertolongan segera.

Dalam sebuah studi yang dipublikasikan di New England Journal of Medicine, para peneliti menemukan bahwa 28 dari 30 orang pelari yang mengalami henti jantung sukses ditangani hingga sadar, rasionya mencapai 93 persen.

"Jika henti jantung terjadi, mereka bisa mengatasi dengan sangat segera," kata Dorian.

Baca: Samsung Terbaru - Banding 4 Handphone Samsung Galaxy A80, Vivo S1, Realme X, HP Xiaomi Black Shark

Baca: KRONOLOGI Kecelakaan Bus Pengantar Calon Jemaah Haji, Daftar Korban Meninggal dan Cedera

BERITA KESEHATAN: Penyebab Jantung Berhenti (Henti Jantung Mendadak) saat Olahraga dan Meninggal

tautan asal kompas.com

 

Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved