Hanya Layani Turis Mancanegara, Restoran Ramen ini Tuai Kontroversi

Ia juga menyebut bahwa dirinya tidak pernah bermasalah dengan turis mancanegara, karenanya, dia hanya melayani mereka saja.

Hanya Layani Turis Mancanegara, Restoran Ramen ini Tuai Kontroversi
Pixabay
Restoran di Jepang melarang pengunjung lokal datang untuk makan karena dianggap bersikap buruk 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang pemilik restoran di Pulau Ishigakijima, mengaku jengah dengan perilaku turis lokal yang buruk. 

Karenanya, dia membuat peraturan baru dengan melarang seluruh turis lokal untuk datang ke warungnya, dan hanya melayani turis mancanegara saja.

Melansir Oddity Central, restoran tersebut bernama Yaeama Style, sebuah warung ramen kecil di Prefektur Okinawa, Jepang.

Wilayah ini selalu ramai pengunjung sepanjang tahun, tapi pemilik restoran Akio Arima mengatakan bahwa dia hanya membuka toko sesekali.

Bukan karena tak ada yang ingin datang berkunjung ke sana, melainkan tak suka pada pengunjung lokal yang punya sikap buruk. Baginya, kehilangan uang lebih baik daripada melayani mereka.

Mulai bulan ini, dia mengeluarkan peraturan baru, yang berisi larangan pada warga Jepang untuk makan di tokonya dan ini akan berlangsung hingga September mendatang.

Keputusan drastis Akio ini menimbulkan kontroversi di Jepang. Tapi pemilik restoran itu hanya membenarkan betapa buruk sikap warga lokal.

Ia juga menyebut bahwa dirinya tidak pernah bermasalah dengan turis mancanegara, karenanya, dia hanya melayani mereka saja.

Dilaporkan SoraNews24, Yaeaman Style sendiri merupakan restoran kecil yang hanya memiliki belasan kursi.

Arima meminta setiap pengunjung untuk memesan setidaknya satu mangkuk masing-masing. Tapi warga lokal tidak mengindahkan peraturannya itu, dengan tetap berbagi satu mangkuk untuk dua orang.

Halaman
12
Penulis: Sally Siahaan
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved