Ini Identitas 5 Penumpang Bus yang Meninggal Akibat Ban Pecah di Tanah Gambus Limapuluh, Batubara

Kasat Lantas Polres Batubara, AKP Ferymon menyebutkan lima orang tersebut, satu di antaranya meninggal di tempat kejadian perkara

Tayang:
Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya
Ini Identitas 5 Penumpang Bus yang Meninggal Akibat Ban Pecah di Tanah Gambus Limapuluh, Batubara. Sejumlah warga melihat sebuah minibus BK 7923 DO yang mengalami kecelakaan akibat pecah ban di kawasan Jalan Lintas Sumatera Km 116-117, Perkebunan Tanah Gambis, Kecamatan Limapuluh, Kabupaten Batubara pada Rabu (1/7/2019). 

Ini Identitas 5 Penumpang Bus yang Meninggal Akibat Ban Pecah di Tanah Gambus Limapuluh, Batubara

TRIBUN-MEDAN.com- Sebanyak lima penumpang bus carteran, plat hitam BK 7923 DO yang tewas akibat mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Jalan Lintas Sumatera Km 116-117, Perkebunan Tanah Gambus, Kecamatan Limapuluh, Kabupaten Batubara telah dibawa pulang oleh keluarga untuk disemayamkan.

Kasat Lantas Polres Batubara, AKP Ferymon menyebutkan lima orang tersebut, satu di antaranya meninggal di tempat kejadian perkara.

Sedangkan empat lainnya meninggal setelah mendapat perawatan di Puskesmas Limapuluh.

"Korban meninggal dunia, satu anak bayi, satu orang lanjut usia atau nenek, tiga lainnya merupakan orang dewasa," kata Ferymon, ketika dikonfirmasi pada Rabu malam.

Penumpang menaiki bus carteran merek plat hitam, baru menghadiri pesta dari Air Joman (Asahan) menuju ke arah Indrapura (Batubara)," ucapnya

Berdasarkan data yang dihimpun para korban meninggal dunia adalah Ummi (71), Sapri (40), Rodani (35), Syamsuddin (70) dan seorang balita, Ardi (2).

Baca: Bus Rombongan Keluarga Terbalik Akibat Pecah Ban di Limapuluh, Batubara, Lima Penumpang Meninggal

Baca: Mengulik Dukungan Band-band Lokal Medan dengan Membeli Marchandise

Baca: Dua Pekan, Harga Ayam Potong Masih Bertahan Rp 37 Ribu per Kilogram

Baca: Setya Novanto jadi Korban Pencurian, Sepeda Motor Bebeknya Hilang Dibawa 4 Pemuda

Seluruh korban tersebut merupakan warga Desa Pematang Nibung, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batubara.

"Korban tewas sudah dibawa keluarga ke Medang Deras, Batubara," sebut Ferymon.

Baca: Berita Foto: Dinas Kebersihan dan Pertamanan Memperbaiki Lampu Penerangan Jalan Umum yang Padam

Baca: 10 Pemain Masuk Dalam Daftar Man of The Match, Ronaldo Kalah Telak dari Messi

Baca: Muspika dan Polsek Medan Kota Datangi Medan Traktor soal Parkir

Kecelakaan berawal ketika bus yang bergerak dari arah Kisaran, Kabupaten Asahan menuju Indrapura, Kabupaten Batubara mengalami pecah ban kiri bagian belakang.

Selanjutnya bus tersebut menabrak jembatan kecil lalu masuk ke dalam parit berkedalaman enam sampai delapan meter.

Baca: BERITA FOTO Sebagian Wilayah Sumut Diprediksi Mengalami Hujan Lebat Disertai Petir

Baca: Wali Kota Binjai Jualan Air Curah ke Gubernur untuk Kebutuhan PDAM Tirtanadi

Baca: Berita Foto: Warna-warni Mural di Bangunan Heritage Menjadi Daya Tarik Warga yang Melintas

Berdasarkan keterangan seorang korban selamat, Maimunah, bus tersebut mengangkut rombongan keluarga yang baru saja menghadiri pesta di kawasan Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan.

"Kami baru pulang undangan, dari Air Joman, tiba-tiba mobil oleng dan aku nggak tau lagi. Tiba - tiba kami sudah berserak di parit yang dalam," kata Maimunah sambil menangis.

(ind/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved