Wali Kota Binjai 'Jualan' Air Curah ke Gubernur untuk Kebutuhan PDAM Tirtanadi

"Sehubungan dengan adanya idle capacity produksi air sebesar 550 liter/detik, kami menawarkan penjualan air curah ke wilayah Kota Medan"

Wali Kota Binjai 'Jualan' Air Curah ke Gubernur untuk Kebutuhan PDAM Tirtanadi
TRIBUN MEDAN/HO
Wali Kota Binjai HM Idaham menawarkan penjualan air curah kepada Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yang dihasilkan PDAM Tirtasari Binjai untuk memenuhi kebutuhan air bagi pelanggan PDAM Tirtanadi di Medan. 

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Wali Kota Binjai, HM Idaham menawarkan penjualan air curah kepada Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi yang dihasilkan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtasari Binjai untuk memenuhi kebutuhan air bagi pelanggan PDAM Tirtanadi di Medan.

Tawaran disampaikan oleh Idaham saat berkunjung kepada Gubernur Sumut di ruang rapat lantai 10 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Rabu (17/7/2019).

Kepada Gubernur Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Musa Rajekshah, Idaham menjelaskan saat ini di Binjai sedang dibangun dua Instalasi Penyaringan Air, masing-masing IPA di kecamatan Binjai Selatan yang memanfaatkan air baku dari sungai Bingai dengan kapasitas 300 liter/detik, dan IPA Binjai Utara yang memanfaatkan air baku dari pertemuan Sungai Bingai dan sungai Mencirim dengan kapasitas 300 liter/ detik.

Kata Idaham, dari keseluruhan kapasitas  terpasang terhadap pemakaian air di Kota Binjai berdasarkan pertumbuhan pelanggan, maka diperkirakan masih ada kapasitas tidak terpakai (idle capacity) sebesar 550 liter/detik.

"Sehubungan dengan adanya idle capacity   produksi air sebesar 550 liter/detik, kami menawarkan penjualan air curah ke wilayah Kota Medan," kata Idaham.

Idaham memperkirakan kapasitas air 550  liter/detik akan mampu melayani penambahan sebanyak 44 ribu pelanggan di Kota Medan, dengan asumsi pemakaian air sebesar 30 m3/pelanggan.

Atas tawaran yang disampaikan Idaham, Edy Rahmayadi menyambut baik dan menyatakan setuju. Dia juga memerintahkan kepada pimpinan instansi terkait untuk  secepatnya merealisasikan tawaran  kerjasama ini. 

Menurut Edy selama hal tersebut untuk kebaikan masyarakat Sumut, pemerintah provinsi pasti bersedia mendukung dan membantu.

"Hal seperti inilah yang kita butuhkan dalam membangun Sumut ini, saling komunikasi  dan sinergi antara pemprov dan pemerintah kabupaten dan kota," katanya.

Edy mengungkapkan tidak ingin ada anggapan bahwa dirinya membeda-bedakan  kabupaten/kota. Baginya selama pemerintah daerah kabupaten/kota ingin maju dan menyejahterakan rakyat, Edy selalu bersedia memberikan dukungan.

(dyk/tribun-medan.com) 

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved