70 Jenis Produknya Disita BPOM, Penjual Lunglai dan Jawab Tidak Paham

Pemilik usaha yang berinisial R (45) terlihat terkulai lemas di dalam rumahnya yang juga dijadikannya sebagai tempat berjualan obat-obatan tersebut.

70 Jenis Produknya Disita BPOM, Penjual Lunglai dan Jawab Tidak Paham
Tribun Medan / Nanda Rizka Nasution
Kepala BBPOM wilayah I Medan Julius Sacramento Tarigan yang tunjukkan satu bukti obat tradisional dan kosmetik tidak berizin. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Medan geledah rumah yang dijadikan tempat jual beli dan menyimpan obat tradisional serta kosmetik ilegal di Jalan Garu III, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, Kamis (18/7/2019).

Pemilik usaha yang berinisial R (45) terlihat terkulai lemas di dalam rumahnya yang juga dijadikannya sebagai tempat berjualan obat-obatan tersebut.

Kepada awak media, ia menjelaskan, selama ini tidak paham mengenai izin usaha obat-obatan yang dijualnya. "Saya tidak paham dan tidak memikirikan ke sana. Sudah ya, pusing kepala saya," katanya.

Darinya, juga diketahui, ia sudah berjualan selama 2 tahun. Awalnya hanya berjualan madu herbal. Karena ada yang meminta satu jenis obat, ia tanpa curiga mencarikan dan membelinya.

Ia juga mengaku kalau produk tersebut dibelinya secara daring (online). "Permintaan orang, kita beli. Karena ada yang minta, kita cari. Beli secara online, enggak pernah ke tokonya," katanya.

Dari rumah bercat kuning tersebut, terindikasi lebih dari 70 jenis mengandung bahan kimia dan dilarang. BBPOM langsung menyita ribuan kemasan yang ditaksir mencapai ratusan juta.

(cr17/tribun-medan.com)

Penulis: Nanda Rizka Nasution
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved