Dulu Tolak jadi Menteri SBY, Kini Yusril Bersedia jadi Menteri Jokowi, ternyata Ini Pertimbangannya

Ia menilai banyak persoalan yang harus diselesaikan pada lima tahun ke depan di pemerintahan Jokowi, terutama di bidang hukum.

Dulu Tolak jadi Menteri SBY, Kini Yusril Bersedia jadi Menteri Jokowi, ternyata Ini Pertimbangannya
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Dulu Tolak jadi Menteri SBY, Kini Yusril Bersedia jadi Menteri Jokowi, ternyata Ini Pertimbangannya. Kuasa hukum pasangan Joko Widodo-Maruf Amin, Yusril Ihza Mahendra, saat ditemui di kantornya, Kasablanka Office Tower, Jakarta, Jumat (12/7/2019). 

Dulu Tolak jadi Menteri SBY, Kini Yusril Bersedia jadi Menteri Jokowi, ternyata Ini Pertimbangannya

TRIBUN-MEDAN.com - Nama Kuasa hukum pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019, Yusril Ihza Mahendra, muncul dalam dokumen hoaks berisikan nama-nama menteri Jokowi di kabinet periode kedua.

Dalam draf tersebut, Yusril didapuk sebagai Menteri Hukum dan HAM.

Dalam wawancara khusus bersama Kompas.com di kantornya, Jumat (12/7/2019), Yusril mengakui banyak pihak yang berspekulasi ia akan masuk ke dalam kabinet.

Namun, hingga saat ini ia dan Presiden Jokowi belum pernah membicarakan secara spesifik tentang posisinya di kabinet Jokowi-Ma'ruf.

Meski demikian, ia tak akan menolak bila ditawari menjadi menteri.

"Saya sendiri enggak mengajukan apa-apa.

Cuma saya pikir kalau misalkan diminta, mungkin saya tidak menolak.

Karena saya melihat banyak sekali masalah yang harus ditangani," tutur Yusril.

Ia menilai banyak persoalan yang harus diselesaikan pada lima tahun ke depan di pemerintahan Jokowi, terutama di bidang hukum.

Halaman
1234
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved