Food Culinary Journey, Program AccorHotels Perkenalkan Sajian Lokal

Food Culinary Journey merupakan program AccorHotels dalam menghargai kuliner kuliner tradisional yang menjadi khas.

Food Culinary Journey, Program AccorHotels Perkenalkan Sajian Lokal
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Pressconference AccorHotels di Grand Mercure Medan Angkasa. Dengan mengusung Culinary Journey, AccorHotels menyampaikan berapa khasnya Lontong Medan sebagai daya pikat wisatawan, Kamis (18/7/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sebagai pioneer dalam dunia perhotelan, AccorHotels sangat menitik beratkan pada dunia Kuliner yang merupakan satu bagian dari jantung sebuah hotel.

Kuliner merupakan sebuah expresi pelayanan AccorHotels terhadap konsumen dari ketulusan hati dalam bentuk makanan yang menyentuh lidah para konsumen.

Dalam rangka kepedulian terhadap pelestarian budaya lokal terutama di bidang kuliner, AccorHotels Regional Sumatera menyajikan program Food Culinary Journey yang diwakili oleh Hendra J Ngantung selaku General Manager Grand Mercure Medan Angkasa.

"Tujuan acara ini untuk mengangkat masakan khas Sumatera Utara dengan cita rasa dan campuran beberapa masakan khas Sumatera Utara seperti sambal teri medan, sayur gulai, dan bumbu kaya akan rempah yang di kombinasikan menjadi Lontong Medan yang di kenal luas seluruh Nusatara," ujar Hendra J Ngantung kepada awak media dan foodbloger yang hadir di Lobby Hotel Grand Mercure Medan Angkasa, Kamis (18/7/2019).

Food Culinary Journey merupakan program AccorHotels dalam menghargai kuliner kuliner tradisional yang menjadi khas.

Ditambahkan Hendra, AccorHotels berkomitmen mempromosikan sajian-sajian lokal kepada peengunjung yang tak jarang merupakan seorang wisatawan/turis.

"Hotel adalah salah satu kesempatan pengunjung bertemu dengan kuliner-kuliner lokal. Oleh karena itu kita coba mempertemukan pengunjung yang diantaranya meruapakan wisatawan/turis dengan ke khas-an daerah tersebut, salahsatunya adalah makanannya," ujarnya.

Dengan pesan We serve from heart to the world, Food Culinary Journey kali ini pun menggagas Lontong Medan sebagai primadona makanan yang kerap dicari-cari para wisatawan.

Pada awalnya Lontong Medan hanya disajikan saat sarapan pagi. Akan tetapi karena kelezatannya sekarang Lontong Medan juga disajikan pada malam hari sehingga masyarakat Sumatera Utara menyebutnya sebagai Lontong Malam.

Makanan khas Sumatera Utara ini juga dihidang pada saat silahturahmi momen special seperti Lebaran.

Halaman
12
Penulis: Alija Magribi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved