Hadiri Wisuda Politeknik Pariwisata Medan, Pesan Menpar Untuk Danau Toba dan Dunia

Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Medan mewisuda sebanyak 363 orang mahasiswa terdiri dari 37 orang lulusan Diploma IV dan 326

Hadiri Wisuda Politeknik Pariwisata Medan, Pesan Menpar Untuk Danau Toba dan Dunia
DOK. HUMAS KEMENPAR
Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Medan mewisuda sebanyak 363 orang mahasiswa terdiri dari 37 orang lulusan Diploma IV dan 326 orang lulusan Diploma III pada Kamis, 18 Juli 2019. 

Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Medan mewisuda sebanyak 363 orang mahasiswa terdiri dari 37 orang lulusan Diploma IV dan 326 orang lulusan Diploma III pada Kamis, 18 Juli 2019.

Dalam kesempatan wisuda ke-21 Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya meminta lulusan Poltekpar Medan dapat mengelola Danau Toba dengan profesional sehingga menjadi destinasi berkelas dunia.

Menpar Arief Yahya berharap lulusan Poltekpar Medan bisa mengambil peran sebagai pebisnis dan pengelola profesional industri pariwisata di destinasi Danau Toba, yang ditetapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai satu di antara 4 destinasi super prioritas yang akan dikembangkan menjadi ‘Bali Baru’ dan menjadi destinasi pariwisata kelas dunia.

“Destinasi pariwisata Danau Toba nanti menjadi destinasi pariwisata kelas dunia. Di sana akan banyak berdiri hotel dan resort internasional. Lulusan Poltekpar Medan harus mengambil peluang ini agar bisa memenangkan persaingan di era digital tourism 4.0,” kata Menpar Arief Yahya seperti dikutip dari rilis resmi Kemenpar.

Destinasi wisata dunia

Menpar Arief Yahya menjelaskan, Presiden Jokowi telah menetapkan 10 destinasi pariwisata prioritas (DPP) kemudian dari 10 DPP tersebut ditetapkan 4 DPP super prioritas yakni; Danau Toba, Borobudur, Mandalika, dan Labuan Bajo.

Maka untuk mempercepat terwujudnya rencana tersebut Pemerintah mengalokasikan dana Rp 6,4 triliun dan bagi Danau Toba sekitar Rp2 triliun untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan utilitas di kawasan wisata tersebut.

“Kini mulai banyak investor yang masuk ke Toba. Dalam waktu dekat ada 7 hotel dan resort di sana,” kata Arief Yahya.

Danau Toba sebagai destinasi pariwisata kelas dunia harus memiliki unsur utama 3A (Atraksi, Amenitas, dan Aksesibilitas) berkelas dunia.

Untuk atraksi Danau Toba menjadi UNESCO Geopark; aksesibilitas ke Toba memiliki Bandara Internasional Silangit; sedangkan amenitas kini mulai masuk investor hotel dan resort internasional yang dalam waktu dekat akan berdiri 7 hotel di sana.

Halaman
12
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved