P-APBD Deliserdang Tahun Anggaran 2019 Disetujui, Berikut Penjelasannya

Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2019, diterima dan disetujui pada Sidang Paripurna DPRD

P-APBD Deliserdang Tahun Anggaran 2019 Disetujui, Berikut Penjelasannya
TRIBUN MEDAN/HO
Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2019, diterima dan disetujui pada Sidang Paripurna DPRD yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Timur Sitepu dan Imran Obos SE, dihadiri Wakil Bupati Deliserdang HMA Yusuf Siregar, unsur Pimpinan Forkopimda, Sekdakab Darwin Zein S.Sos juga pimpinan OPD jajaran Pemkab Deliserdang, ditandai penandatangan bersama, Selasa (16/7/2019) di Lubuk Pakam. 

MEDAN.TRIBUNNEWS.com, LUBUKPAKAM - Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2019, diterima dan disetujui pada Sidang Paripurna DPRD yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Timur Sitepu dan Imran Obos SE, dihadiri Wakil Bupati Deliserdang HMA Yusuf Siregar, unsur Pimpinan Forkopimda, Sekdakab Darwin Zein S.Sos juga pimpinan OPD jajaran Pemkab Deliserdang, ditandai penandatangan bersama, Selasa (16/7/2019) di Lubuk Pakam.

Sidang Paripurna itu diawali dengan pembacaan Laporan Badan Anggaran DPRD Deliserdang disampaikan anggota Banggar Amriono di antaranya menyampaikan bahwa penyampaian nota keuangan dan rancangan perubahan APBD tahun 2019 merupakan implementasi pasal 28 Undang-undang No. 23 tahun 2014 di mana perubahan anggaran dilakukan antara lain disebabkan oleh perkembangan asumsi kebijakan APBD baik target pendapatan maupun belanja, pergeseran anggaran antar unit organisasi, kegiatan dan antar jenis belanja dan pembiayaan.

Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2019, diterima dan disetujui pada Sidang Paripurna DPRD yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Timur Sitepu dan Imran Obos SE, dihadiri Wakil Bupati Deliserdang HMA Yusuf Siregar, unsur Pimpinan Forkopimda, Sekdakab Darwin Zein S.Sos juga pimpinan OPD jajaran Pemkab Deliserdang, ditandai penandatangan bersama, Selasa (16/7/2019) di Lubuk Pakam.

Selain itu, harus tetap memperhatikan upaya pencapaian terget kinerja tahun kelima pencapaian RPJMD tahun 2014-2019. Dalam menetapkan pendapatan yang bersumber dari pajak dan retribusi daerah perlu untuk menerapkan prinsip kehati-hatian sehingga pada saat realisasi antara target dan capaian tidak terdapat selisih yang terlalu jauh seperti yang terjadi pada realisasi anggaran tahun 2018.     

Selanjutnya Banggar menjelaskan, untuk mewujudkan percepatan pencapaian dan penajaman target-target pembangunan daerah tersebut, pada perubahan anggaran 2019 yaitu pendapatan daerah diproyeksikan sebesar Rp 4.009.331.169.223,00 atau meningkat sebesar Rp 22.850.345.286,00 atau 0,57% dari target semula Rp 3.986.480.823.937,00 dengan rincian PAD direncanakan Rp 1.178.058.497.442,00 atau meningkat Rp 9.692.746.122,00. dibandingkan dengan APBD murni TA 2019 yaitu Rp 1.168.365.751.320,00

Sedangkan dana perimbangan diproyeksikan Rp 2.054.904.857.733. berkurang Rp 8.761.141.517,00 dibanding dengan APBD Murni TA 2019 Rp 2.063.665.999.250 kemudian lain-lain pendapatan daerah yang sah diproyeksikan Rp 776.367.814.048 atau bertambah Rp 21.918.740.681,00 dibandingkan dengan APBD Murni TA 2019 sebesar Rp 754.449.073.367.

Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2019, diterima dan disetujui pada Sidang Paripurna DPRD yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Timur Sitepu dan Imran Obos SE, dihadiri Wakil Bupati Deliserdang HMA Yusuf Siregar, unsur Pimpinan Forkopimda, Sekdakab Darwin Zein S.Sos juga pimpinan OPD jajaran Pemkab Deliserdang, ditandai penandatangan bersama, Selasa (16/7/2019) di Lubuk Pakam.

Dijelaskan juga bahwa pada P-APBD tahun 2019 diproyeksikan Belanja Tidak Langsung sebesar Rp 2.049.712.500.678 bertambah sebesar Rp 49.216.149.555 dibanding sebelumnya yakni APBD Murni Rp 2.000.496.351.123.

Selanjutnya Belanja Langsung pada P-APBD diproyeksikan sebesar Rp. 2.067.797.919.513,37 bertambah sebesar Rp 51.813.446.669,37 dibanding dengan sebelumnya yakni APBD Murni sebesar Rp 2.015.984.472.814, sedangkan pos pembiayaan adalah menutupi selisih antara pendapatan dan belanja di mana perubahan penerimaan diproyeksikan sebesar Rp 45.000.000.000 dan pada saat perubahan sebesar Rp 123.179.250.968,37 terjadi penambahan pembiayaan sebesar Rp 78.179.250.968,37.

Sebagai catatan, penambahan pembiayaan ini sumber utamanya adalah SILPA (Sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya). Sementara untuk pengeluaran pembiayaan daerah pada APBD murni sebesar Rp 15.000.000.000 dan pada saat perubahan APBD TA 2019 tidak mengalami perubahan.

Wakil Bupati Deliserdang HMA Yusuf Siregar menjelaskan bahwa sesuai dengan tahapan pembahasan rancangan perubahan APBD tahun 2019 dimulai dari pembahasan perubahan KUA-PPAS dan Ranperda hingga ditetapkannya menjadi peraturan daerah adapun hal yang tetap menjadi perhatian kita bersama yaitu harus fokus kepada prioritas pembangunan daerah Kabupaten Deliserdang tahun 2019 yaitu yang pertama, memberdayakan ekonomi kerakyatan melalui daya saing berorientasi komoditas unggulan.

Kedua, mengoptimalkan sistem layanan pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan pemukiman yang memadai.

Halaman
12
Editor: Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved