Rapat Pleno Golkar Dairi Ricuh hingga Kader Banting Kursi, Ahmad Doli Kurnia Usir Kader Pembangkang

Sesuai hasil Rapimnas, DPD II wajib mengusulkan tiga nama ke DPP untuk dipilih sebagai Ketua DPRD. Hujan interupsi pun terjadi.

Rapat Pleno Golkar Dairi Ricuh hingga Kader Banting Kursi, Ahmad Doli Kurnia Usir Kader Pembangkang
TRIBUN MEDAN / DOHU LASE
Para kader Partai Golkar Dairi bangkit dari kursi masing-masing sambil berteriak sesaat usai Plt Ketua DPD I Partai Golkar Sumut, Ahmad Doli Kurnia Tanjung menyuruh mereka keluar dari Golkar lantaran terus menginterupsi, Kamis (18/7/2019), saat Rapat Pleno Diperluas DPD II Partai Golkar Dairi di Balai Budaya Pendopo Rumah Dinas Bupati Dairi, Sidikalang. 

TRIBUN-MEDAN.COM, DAIRI - Rapat Pleno Diperluas DPD II Partai Golkar Kabupaten Dairi, Kamis (18/7/2019) sore di Balai Budaya Pendopo Rumah Dinas Bupati Dairi, Sidikalang, berlangsung ricuh.

Kericuhan dipicu oleh karena nyaris seluruh kader mengusulkan Depriwanto Sitohang sebagai Ketua DPRD Dairi, namun Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD I Partai Golkar Sumut Ahmad Doli Kurnia Tanjung menolak.

Katanya, sesuai hasil Rapimnas, DPD II wajib mengusulkan tiga nama ke DPP untuk dipilih sebagai Ketua DPRD. Hujan interupsi pun terjadi.

Mayoritas kader menginginkan hanya satu nama yang diusulkan, yakni Depriwanto Sitohang, calon Bupati Dairi gagal terpilih pada Pilkada 2018 silam sekaligus Anggota DPRD Dairi terpilih pada Pemilu April 2019 lalu.

Sebagai informasi, Golkar merupakan partai dengan raihan kursi terbanyak pada Pemilu Legislatif lalu di Kabupaten Dairi.

"Kami mau agar dalam rapat pleno ini ditetapkan satu nama yang diusulkan sebagai Ketua DPRD Dairi, yaitu Depriwanto Sitohang," seru seorang kader sambil mengepalkan tangan ke atas.

Suasana makin memanas tatkala, Ahmad Doli Kurnia Tanjung menyuruh para kader yang tak mau menuruti aturan keluar dari Partai Golkar.

"Selagi saya ketua, tidak boleh bergeser dari aturan. Golkar ini tidak hanya Dairi saja. Yang tidak tunduk kepada aturan, silakan keluar!," tegas Doli Tanjung di hadapan para kader.

Bukannya menciut, kekecewaan sebagian besar kader Golkar malah berubah jadi amarah.

Mereka yang merasa ditantang lalu berjalan keluar dari gedung sambil berteriak. Ada beberapa yang membanting kursi.

Halaman
12
Penulis: Dohu Lase
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved