Rekayasa Pembelian Voucher Belanja, Komplotan Ini Lakukan Penipuan Transaksi Fiktif di 1.700 Akun

"Melakukan transaksi jual-beli fiktif di website jual beli online dengan mengajak CDP, ZNH, dan AR untuk membeli voucher," katanya.

Rekayasa Pembelian Voucher Belanja, Komplotan Ini Lakukan Penipuan Transaksi Fiktif di 1.700 Akun
foto: luhur pambudi
Wakil Direktur Reskrimsus Polda Jatim AKBP Arman Asmara Syarifuddin (kiri) merilis perkara di depan Gedung Ditreskrimsus Polda Jatim, Kamis (18/7/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Ditreskrimsus Polda Jatim menangkap komplotan pelaku penipuan yang memanipulasi keuntungan lewat casback penjualan di aplikasi online, Kamis (18/7/2019).

Wakil Direktur Reskrimsus Polda Jatim AKBP Arman Asmara Syarifuddin mengungkapkan, para pelaku menjalankan kegiatan ilegalnya itu sejak 2017.

"Kurang lebih selama tiga tahun mereka lakukan itu (penipuan)," katanya di Gedung Ditreskrimsus Mapolda Jatim, Kamis (18/7/2019).

Arman menjelaskan, seorang pelaku bertugas sebagai aktor manipulasi bernama Sihabudin (23), sejak 2017 membuat akun penjualan bernama 'Mr Crab' dari sebuah aplikasi jual-beli online.

Melalui akun tersebut, dia memanfaatkan untuk berjualan voucher belanja toko swalayan namun, pejualan ini hanya modus pelaku.

Hal terlicik yang dilakukan Sihabudin adalah, merekayasa pembelian voucher belanja tersebut dengan bantuan ketiga rekannya.

"Melakukan transaksi jual-beli fiktif di website jual beli online dengan mengajak CDP, ZNH, dan AR untuk membeli voucher," katanya.

Lalu darimana keuntungan yag didapat para pelaku yang berkomplot?

Arman mengungkapkan, para pelaku meraub untung dari fasilitas cashback yang diberikan oleh pihak aplikator jual-beli online.

Cashback ini diberikan setelah akun pelaku melakukan transaksi pembelian suatu produk  dalam akun aplikasi jual-beli online.

Halaman
12
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved