Istri Oknum Polisi Irene Bakalan Disidang Lagi Kasus Penipuan, Kerugian Korban Ratusan Juta

Irene juga terbelit di perkara yang ditangani tim penyidik Dit Reskrimum Polda Sumut.

Istri Oknum Polisi Irene Bakalan Disidang Lagi Kasus Penipuan, Kerugian Korban Ratusan Juta
TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN
Istri oknum polisi, Irene Hutauruk pasrah divonis 1 tahun 3 bulan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Binjai, Kamis (18/7/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, STABAT - Istri oknum polisi Aiptu Saut Malau, Irene Hutauruk telah divonis 1 tahun ini bulan perkara penipuan dan penggelapan.

Dan Iren Hutauruk bakalan disidang kembali dengan perkara penipuan jumlah uang yang lebih besar.

Kajari Binjai, Victor Antonius Saragih Sidabutar mengatakan Irene juga terbelit di perkara yang ditangani tim penyidik Dit Reskrimum Polda Sumut.

Polda Sumut menyerahkan berkas tersebut kepada Kejaksaan Tinggi Sumatera Utata untuk disidangkan.

Irene yang divonis berperkara di PN Binjai, alhasil, Kejati Sumut melimpahkan perkara lainnya kepada Kejari Binjai, dan akan bersidang di PN Binjai lagi.

"Ada juga dengan tersangka yang sama ditangani teman-teman di Polda terkait dia.

Penipuan dan penggelapan juga, jadi berkasnya bakalan di Binjai," kata Victor, Jum'at (19/7).

Dalam perkara lain yang dilimpahkan Polda Eumut, diketahui kerugian yang dialami korbannya mencapai sekitar Rp 500 juta lebih. Dan, berkasnya sudah dinyatakan lengkap.

"Bakalan segera disidangkan dia itu. Sudah lengkap berkasnya (P21), sdah mau tahap II juga itu," beber Victor.

Setelah divonis pada perkara penipuan 50 juta sebelumnya, nanti hukuman yang dijalani Irene akan diakumulatifkan menyeluruh dengan hasil putusan sebelumnya.

Irene pun akan kembali menggelar dakwaan dari JPU dalam waktu dekat ini.

"Jaksa yang ditunjuk sudah ada dari Kejari.

Sama-sama nanti dengan jaksa dari Kejati Sumut juga ada menangani perkara kedua)," pungkasnya.

Diketahui, Irene dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum Linda Sembiring dengan hukuman 1 tahun 6 bulan atau 18 bulan kurungan penjara. Majelis hakim menjatuhinya vonis lebih rendah 3 bulan dari tuntutan JPU.

‎Irene merupakan seorang pedagang, menetap di Jalan Melinjau Kompeks Griya Deli City, Lingkungan II l, Kelurahan Jati Karya, Kecamatan Binjai Utara.

Terdakwa terlibat penipuan atau penggelapan yang dilakukan pada 20 Februari 2017 silam.

(dyk/tribun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved