Pukat Trawl Masih Beroperasi, Polda Sumut akan Lakukan Tindakan Tegas

Bila memang nanti ada tim patroli menemukan pukat trawl sedang beroperasi,pihaknya pasti akan memberi tindakan sesuai aturan

Pukat Trawl Masih Beroperasi, Polda Sumut akan Lakukan Tindakan Tegas
TRIBUN MEDAN/M ANDIMAZ KAHFI
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Polda Sumut secepatnya akan berkordinasi dengan instansi terkait mengenai masih adanya pukat trawl yang beroperasi di perairan laut Tanjung Balai - Asahan.

"Kita akan koordinasi dengan instansi-instansi terkait dulu,"kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, Jumat (19/7/2019).

Ia mengatakan DitPol Air tetap melaksanakan patroli rutin di perairan. Hal itu dilakukan guna mencegah hal yang tidak diinginkan dari para nelayan nasional dengan pukat trawl.

Bila memang nanti ada tim patroli menemukan pukat trawl sedang beroperasi, sambungnya, pihaknya pasti akan memberi tindakan sesuai aturan yang berlaku.

"Pasti akan kita tindak. Karena pukat trawl memang dilarang beroperasi karena bisa berdampak kepada nelayan tradisional dan ekosistem laut,"katanya.

Seperti diketahui, Meski telah dilarang pemerintah, kapal pukat trawl masih tetap beroperasi di tengah laut. Akibatnya nelayan yang resah mendesak penegak hukum bertindak.

Desakan itu diungkapkan Ketua Dewan Pimpinan Daerah Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Tanjungbalai-Asahan Muslim Panjaitan, Kamis (18/7/2019).

Sebulan yang lalu Muslim bersama anggotanya, memergoki sejumlah kapal pukat trawl beroperasi secara bebas di tengah laut.

"Lebih kurang sebulan yang lalu kami dari tim DPD KNTI Tanjungbalai Asahan melakukan pemantauan langsung ke laut, ternyata benar informasi dari nelayan yang sangat resah kapal dengan alat tangkap terlarang ini," ujar Muslim.

(akb/tribun-medan.com)

Penulis: Sofyan Akbar
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved