Bersaing dengan Atlet China dan Thailand, Atlet NPC Sumut Sofyan Yakin Bisa Mengimbangi

Sofyan menuturkan persiapannya sudah hampir mencapai 100 persen untuk ajang yang juga bisa membawanya ikut Paralimpiade Tokyo tahun 2020 itu.

Bersaing dengan Atlet China dan Thailand, Atlet NPC Sumut Sofyan Yakin Bisa Mengimbangi
HO
Petenis meja NPC Sumut Sofyan yang berlaga di ajang Internasional Asian Para Championships 2019 yang berlangsung di Taiwan 23 Juli-27 Juli. 

TRIBUN-MEDAN.com - Petenis meja putra National Paralympic Committee (NPC) Sumut , Sofyan siap berlaga di ajang Internasional Table Tennis Federation (ITTF) Asian Para Championships 2019 yang berlangsung 23 Juli-27 Juli di Taichung, Taiwan.

Sofyan menuturkan persiapannya sudah hampir mencapai 100 persen untuk ajang yang juga bisa membawanya ikut Paralimpiade Tokyo 2020 itu.

"Saya turun di tunggal putra sama beregu. Untuk beregu satu tim tiga orang, saya dari Sumut, dari Maluku dan dari Jawa Barat. Persiapan sudah lebih dari 90 persen, karena sudah latihan juga," ujarnya kepada Tribun Medan, Sabtu (20/7/2019).

Atlet asal NPC Deliserdang ini mengatakan untuk target dirinya bertekad bisa masuk tiga besar. Target ini menurutnya cukup realistis mengingat kejuaraan Asia tersebut juga diikuti atlet difabel dengan level tingkat dunia.

"Untuk target, ya pasti yang setinggi-tingginya. Tapi, masuk tiga besar saja sudah syukur. Sudah jago itu. Berat memang karena ini tingkat Asia. Memang atlet tingkat dunia yang turun di sini," ungkapnya.

Lebih lanjut kata Sofyan, jika nantinya berhasil meraih juara dan dapat medali emas, maka dia berpeluang lolos berlaga di Paralimpade (olimpiade atlet difabel) di Tokyo tahun depan. Namun, menurutnya tentu masih akan sangat sulit untuk bisa meraih juara apalagi dirinya juga masih terbilang baru di pelatnas. Dan ini juga merupakan kejuaraan internasional perdananya.

"Saya belum ada ranking, karena masih baru. Nanti diklasifikasi di Cina Taipei. Kalau dapat emas langsung masuk Paralympic, tinggal main saja nanti di Tokyo. Kalau bisa juara 1, ya! Tapi kalau masih di bawah-bawah itu harus cari nomor, poin dan ranking lagi," terangnya.

Disinggung mengenai lawan tangguh, Sofyan mengaku atlet asal Cina, Thailand, serta Korea menjadi lawan yang diwaspadainya.

Meski diakuinya sangat berat, namun dia tetap percaya diri akan bisa mengimbangi setiap lawan yang dijumpainya nanti.

"Cina, Thailand, baru dari negara Asia lain itu memang bagus-bagus. Mereka pegang juara dunia dari peringkat 1-10 ada di Asia. Untuk juara memang berat, tapi tetap optimistis bisa bermain mengimbangi," pungkasnya.

(cr11/tribun-medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved