41 Narapadina di Sumut Positif Mengidap HIV/AIDS, Rutan Tanjunggusta Mendominasi

Rutan kelas I Tanjunggusta Medan juga memiliki 9 napi HIV/AIDS, Rutan Kelas II B Balige 2 napi.

41 Narapadina di Sumut Positif Mengidap HIV/AIDS, Rutan Tanjunggusta Mendominasi
TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURUK
Kadivpas Kemenkumhan Sumut Jahari Sitepu menyebutkan terdapat 41 Narapadina di Sumut Positif Mengidap HIV/AIDS. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Angka yang cukup fantastis pada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Sumut yang memiliki 41 narapidana pengidap penyakit HIV/AIDS.

Data yang dihimpun Tribun dari Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumhan Sumut angka 41 tersebut berasal dari 13 Lapas dan Ruang Tahanan (Rutan) se-Sumut.

Dengan rincian Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan sebenyak 6 napi, Lapas Kelas II A Labuhan Ruku ada 1 napi, Lapas Kelas II A Pematangsiantar 4 napi, Lapas Kelas II A Rantauprapat ada 3 napi.

Lapas Kelas II A Sibolga 1 napi, Lapas Kelas IIB Lubuk Pakam 3 napi, Lapas Kelas II B Siborongborong 1 napi, Lapas Kelas II B Tebingtinggi Deli 5 napi, Lapas Pemuda Kelas III Langkat 1.

Bukan hanya Lapas, Rutan kelas I Tanjunggusta Medan juga memiliki 9 napi HIV/AIDS, Rutan Kelas II B Balige 2 napi, Rutan Kelas II B Labuhandeli 3 napi dan Rutan Perempuan Kelas II A Medan memiliki 2 napi.

Kepala Divisi (Kadiv) Pemasyarakatan Kemenkumham Sumut, Jahari Sitepu menyebutkan bahwa data tersebut dihimpun hingga Juni 2019.

"Untuk perbedaan jumlah di Lapas Tanjung Gusta yang ada 8 mungkin itu data di Bulan Juli," ungkapnya kepada Tribun di Kantor Kememkumham Sumut, beberapa hari lalu.

Ia membeberkan bahwa para penderita HIV/AIDS selnya tidak dibedakan dari narapidana lainnya.

"HIV ini tidak apa-apa jadi bisa disamakan bersama napi lain karena tidak menular itu. Karena HIV itu menular dari jarum suntik, darah, bersetubuh. Jadi kalau kita pakaipun bajunya engga menular ke kita. HIV ini kan tidak langsung seperti TBC yang langsung nampak kali, kalau TB bisa dari satu ruangan dari napasnya saja bisa menular makanya diasingkan," ungkapnya.

Baca: 8 Warga Binaan Pemasyarakatan Tanjung Gusta Terjangkit HIV/AIDS, Diduga karena Hubungan Seksual

Tidak dilakukanny pemisahan juga untuk menjaga privasi dari para penyandang virus tersebut agar tidak merasa terasingkan.

"Kalau orang penyakit HIV dirahasiakan itu tidak boleh itu diungkap ke publik karena itukan privasi seseorang. jadi tidak harus diasingkan karena di masyarakat kita ini juga berbaurnya cuma kita tidak tahu, tidak harus ada pengasingan untuk ini yang harus diasingkan itu penyakit TB karena itu menular dari udara," tambahnya.

Halaman
123
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved