Apindo Dukung Edy Rahmayadi Jadikan Sumut Sentra Ternak Kambing dan Domba

Mendukung gagasan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi yang menginginkan Sumut menjadi lumbung ternak kambing dan domba nasional.

Apindo Dukung Edy Rahmayadi Jadikan Sumut Sentra Ternak Kambing dan Domba
Tribun Medan/Nanda F Batubara
Anggota D (DPD) asal Sumut Parlindungan Purba (kiri) saat meninjau aliran sungai usai membahas persoalan banjir di Medan, Rabu (11/7/2018). 

TRIBUN-MEDAN.com - Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumut, Parlindungan Purba mengatakan Sumatera Utara adalah provinsi yang begitu kaya akan sumber daya manusia dan sumber daya alam.

"Coba, dimana provinsi yang ada gunung, laut, dan danau. Sumatera Utara ini juga punya potensi pariwisata yang besar tentunya ini harus dikelola," ujarnya saat ditemui dalam Gerakan Donor Darah Bersama di Cambridge City Square Medan, Minggu (21/7/2019)

Ia juga mengatakan akan mendukung gagasan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi yang menginginkan Sumut menjadi lumbung ternak kambing dan domba nasional.

"Kami menyambut baik pernyataan Gubernur Sumatera Utara akan menjadikan Sumut menjadi sentra ternak kambing dan domba untuk Indonesia. Dan ini juga akan di ekspor loh. Selama ini kan kita jarang mendengar, yang kita tahu impor impor saja," katanya.

Selain kambing domba ini, menurutnya Sumatera Utara juga memiliki banyak potensi ekspor lainnya. Seperti produk holtikultura dan banyak produk lainnya.

Ditanya mengenai investasi menurutnya ada empat hal yang harus diperhatikan oleh pemerintah untuk menyambut investasi yang seluas-luasnya seperti mensosialisasikan kembali mengenai peraturan-peraturan investasi, sosialisasi tentang perizinan, kemudahan dalam hal perbankan, dan kebijakan pemerintah dari pusat hingga ke daerah harus seirama.

"Saya pikir kalau empat hal ini terpenuhi investasi akan banyak masuk ke Sumatera Utara. Selama ini, hal tersebut memang sudah diberikan oleh pemerintah namun kadang masyarakat ini masih kurang paham. Jadi hal ini juga harus terus disampaikanlah," katanya.

Untuk investasi ini pihaknya mendukung investasi dengan pola Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). KPBU adalah kerjasama antara pemerintah dan Badan Usaha dalam Penyediaan Infrastruktur untuk kepentingan umum dengan mengacu kepada spesifikasi yang telah ditetapkan sebelumnya oleh Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/BUMN/BUMD, yang sebagian atau seluruhnya menggunakan sumber daya Badan Usaha dengan memperhatikan pembagian risiko antara para pihak.

"Beberapa saat yang lalu, kami dan Bu Sekda Sumut serta Kepala Bappeda Sumut atas arahan Pak Gubernur Sumut, bertemu dengan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan. Saat itu ada disampaikan bagaimana strategi pusat dalam membantu daerah. Jadi ada namanya KPBU dimana investasi dari swasta, sedangkan pemerintah menyediakan apa yang perlu dibantu seperti insentif, pembuatan proposal, pembiayaannya, dan sebagainya," ujarnya.

Menurutnya menanggapi hal tersebut Gubernur Sumatera Utara sudah mengundang dan dalam waktu dekat akan ada pertemuan di Medan.

Perusahaan KPBU ini akan diundang dalam pertemuan ini salah satunya mengenai proyek (Lintas Rel Terpadu) LRT.

Ia mengatakan seluruh Kabupaten/Kota nantinya bisa KPBU. Parlindungan Purba mengatakan selain itu pihaknya juga akan mendorong adanya obligasi daerah.

"Gubernur Sumatera Utara sudah menyampaikan juga mengenai obligasi daerah sama seperti swasta punya obligasi. Sehingga nantinya punya uang di daerah. Saya melihat ini cerah harapan di Sumut," pungkasnya.

(cr18/tribun-medan.com)

Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved