BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 38 Kg Sabu dari Malaysia

"Satu orang atas nama Achmad Fatthoni penduduk Samarinda, Kaltim berhasil kita amankan,"katanya, Minggu (21/7/2019).

BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 38 Kg Sabu dari Malaysia
Tribun Medan / HO
Barang bukti narkotika jenis sabu yang diamankan pihak BNN RI dan Bea cukai 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia (RI) bersama Bea Cukai Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara berhasil menggagalkan upaya pengiriman narkotika jenis sabu sebanyak 38 Kg masuk ke wilayah Indonesia, Sabtu (20/7/2019) dini hari.

Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI Irjen Pol Arman Depari menyampaikan, dalam pengungkapan ini, pihaknya juga berhasil menangkap satu dari dua orang pelaku penyelundup barang haram tersebut dari negara jiran Malaysia.

"Satu orang atas nama Achmad Fatthoni penduduk Samarinda, Kaltim berhasil kita amankan,"katanya, Minggu (21/7/2019).

Arman menjelaskan, peristiwa pengungkapan ini berawal setelah pihaknya mendapatkan informasi bahwa akan ada pengiriman narkoba dari Tawau tujuan Samarinda melalui jalur laut rute Tawau -Sebatik, Tarakan dan Tanjung Selor.

"Atas informasi tersebut Tim BNN dan Bea Cukai melakukan penyelidikan bersama, dan melakukan pengawasan di lintas darat Tarakan, jalur laut dan perbatasan Tanjung Selor,"ujarnya.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, lanjut dia, diketahui bahwa pada Sabtu (20/7/2019) dini hari telah terjadi pengangkutan dan serah terima narkoba dari kapal ke kapal (ship to ship) di tengah laut perbatasan Indonesia- Malaysia.

Dimana kapal penerima, diketahui langsung menuju Tanjung Selor.

Selanjutnya, kata dia, petugas BNN Tanjung Selir melakukan penelusuran serta pendalaman informasi sehingga diketahui bahwa barang yang dibawa kapal tadi sudah dipindahkan ke sebuah mobil innova putih.

Karenanya tim kemudian melakukan pengejaran terhadap mobil itu, dengan dibantu Sat Lantas Polres Tanjung Selor.

"Sehingga ketika di Jalan Raya Jelaray Tanjung Selor tim berhasil menghentikan mobil tersebut. Namun satu penumpangnya melarikan diri," katanya.

Masih dikatakan Arman, setelah dilakukan pemeriksaan di dalam mobil ditemukan seorang pelaku atas nama Achmad Fatthoni.

Darinya juga didapatkan barang bukti diduga sabu yang disimpan dalam 2 tas sport warna hitam, dimana masing-masing tas berisi 19 kantong plastik putih seberat 38 Kg.

Selain narkotika, Arman juga mengaku pihaknya juga mengamankan barang bukti lain berupa KTP tersangka, 1 unit iPhone 7+, dan mobil Toyota kijang Inova putih yang digunakan untuk mengangkut sabu itu. Sedangkan terhadap pelaku, diboyong ke Polres Tanjung Selor untuk diamankan sementara.

"Saat ini kita masih melakukan pengembangan untuk mengejar pelaku yang berhasil melarikan diri. Karena diduga masih ada tersangka dan barang bukti yang lain," ujarnya.

(akb/tribun-medan.com)

Penulis: Sofyan Akbar
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved