Presenter TVRI dan MC Kondang Ditemukan Tewas di Selokan dengan Luka Tusuk

Jasad MC kondang itu terbaring menggunakan celana pendek warna krem dan baju kaos hitam, di bagian tangan kanan korban masih menggunakan arloji.

Presenter TVRI dan MC Kondang Ditemukan Tewas di Selokan dengan Luka Tusuk
Facebook.com, Kompas.com/Kiki Andi Pati
Abu Saila alias Adit semasa hidup. (Kanan) Polisi mengangkat kantong jenazah seorang PNS Dinas Pariwisata Provinsi Sultra, Abu Saila alias Aditya yang ditemukan tewas di selokan rumah warga di Kendari. 

Presenter TVRI dan MC Kondang Ditemukan Tewas di Selokan dengan Luka Tusuk

TRIBUN-MEDAN.com, KENDARI-Seorang presenter Lembaga Penyiaran Televisi Republik Indonesia (TVRI) bernama Abu Saila alias Aditya, ditemukan tewas mengenaskan dalam selokan di Jalan Syech Yusuf Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonda, Kota Kendari, Minggu (21/7/2019).

Pada tubuh korban yang juga pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Pariwisata Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) ditemukan luka tusukan, seperti di bagian perut, dahi dan lengannya.

Jasad MC kondang itu terbaring menggunakan celana pendek warna krem dan baju kaos hitam, di bagian tangan sebelah kanan korban masih menggunakan jam tangan. Kondisi jenazah berlumuran darah.

Kemudian ia mendekati lokasi dan ternyata ada sesosok tubuh tak bernyawa sudah berlumuran darah.

"Saya langsung memberi tahu Pak RT yang memang sering saya temui buang sampah," ujarnya.

Baca: PEMBUNUH Presenter TVRI Dibekuk, ternyata Pelaku Teman Dekat Korban, Motifnya Adalah . . .

Baca: Kronologi Penangkapan Jamal Preman Pensiun, Diduga Ada Oknum Polisi Terlibat Pesta Sabu

Sejumlah anggota polisi dari Polres Kendari dan Polsek Mandonga memeriksa tubuh bagian luar jenazah, lalu aparat menyisir lokasi di sekitar tubuh korban untuk mencari barang bukti dan barang milik korban.

Lokasi penemuan jenazah telah dipasangi garis polisi.

Selanjutnya, petugas dari Biddokes Polda Sultra membawa mayat tersebut ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diautopsi.

Kapolres Kendari AKBP Jemi Junaidi mengatakan, pihaknya menduga korban adalah korban pembunuhan.

"Saya sudah lihat kondisi tubuh jenazah, diduga pembunuhan.

Halaman
123
Editor: Liston Damanik
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved