12 Dusun di Samosir akan Dialiri Listrik Tahun Ini, Anak Desa Tak Lagi Belajar Pakai Teplok

Selama ini, warga masih kesulitan menjalankan aktivitas malam hari, terlebih anak-anak sekolah.

12 Dusun di Samosir akan Dialiri Listrik Tahun Ini, Anak Desa Tak Lagi Belajar Pakai Teplok
Tribun Medan/Arjuna Bakkara
Tiang listrik beserta gulungan kawat tegangan tinggi tiba di Samosir, Senin (22/7/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com-Tiang listrik beserta gulungan kawat tegangan tinggi tiba di Samosir.

Bupati Samosir Rapidin Simbolon menyampaikan, pada tahun 2019 akan ada dua belas dusun yang dialiri listrik.

"Puji Tuhan, untuk tahun 2019 ini ada 12 dusun di Kabupaten Samosir mendapat program dari PLN,"ujar Bupati Samosir, Rapidin Simbolon di Samosir, Senin (28/7/2019).

Kata Rapidin, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan listrik, Pemkab Samosir terus melakukan koordinasi dan komunikasi dengan PLN dan Kementerian ESDM Republik Indonesia.

Beberapa waktu lalu, Tim PLN pun sudah melakukan survei ke dusun yang belum teraliri listrik di Kabupaten Samosir.

Seperti halnya di Sosor Lontung Dusun I Desa Parbaba Dolok Kecamatan Pangururan ada 22 Kepala Keluarga sejak lama mendambakan penerangan cahaya listrik. Dan kini, tidak lama lagi cahaya listrik akan segera menerangi desa mereka.

Selama ini, warga masih kesulitan menjalankan aktivitas malam hari, terlebih anak-anak sekolah. Melihat anak-anak masih ada yang belajar di bawah penerangan lampu teplok hingga hidung menghitam, tahap pertahap Pemkab Samosir membangun sarana listrik di sana.

Tiang listrik beserta gulungan kawat tegangan tinggi tiba di Samosir.
Tiang listrik beserta gulungan kawat tegangan tinggi tiba di Samosir. (Tribun Medan/Arjuna Bakkara)

Salah satu desa dari beberapa yang telah dialiri listrik pada September 2018 lalu berada Dusun III Huta Namora. Seperti, Boru Sihotang berharap pada malam pergantian tahun 2018 mereka sudah lepas dari jerat kegelapan. Karena, selama ini mereka kesulitan melakukan aktivitas pada malam hari.

Amatan Tribun Medan saat ini tiang dan kabel untuk aliran listrik sudah sampai di Sosor Lontung Dusun I Desa Parbaba Dolok Kecamatan Pangururan. Warga senyum sumingrah, yakin anak-anaknya akan tidak lagi belajar pakai lampu teplok.

"Syukurlah, desa kami akhirnya diliri listrik. Sudah lama kami nantikan, semoga anak-anak kami makin giat belajar meski selama ini hanya pakai lampu teplok,"ujar Simarmata.

Rapidin Simbolon, mengatakan program pembangunan sarana penerangan itu akan terus dikoordinasikan secara intensif ke PLN maupun Kementerian ESDM RI di Jakarta. Hingga saat ini Rapidin akan terus mengupayakan percepatan pembangunan jaringan listrik.

"Apalagi listrik ini sudah termasuk kebutuhan mendasar. Jadi meski harus bertahap, semua masyarakat Samosir harus dapat menikmati listrik dari PLN,"ujar Rapidin. (jun/tribun-medan.com)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved