Luhut Panjaitan Ungkap Insiden Soeharto Marah Besar ke Benny Moerdani di Meja Biliar

Luhut pun mengungkap momen jatuhnya kekuasaan Benny Moerdani di institusi ABRI setelah hubungannya dengan mantan Presiden RI Soeharto menjadi renggang

Luhut Panjaitan Ungkap Insiden Soeharto Marah Besar ke Benny Moerdani di Meja Biliar
kolase
Soeharto dan Benny Moerdani 

TRIBUN MEDAN.COM - Jenderal (Hor) Purn Luhut Binsar Panjaitan mengenang hubungannya dengan mantan Jenderal TNI (Purn) Leonardus Benyamin (Benny) Moerdani.

Luhut pun mengungkap momen jatuhnya kekuasaan Benny Moerdani di institusi ABRI setelah hubungannya dengan mantan Presiden RI Soeharto menjadi renggang.

Lewat akun Facebook-nya, Senin (22/7/2019), Luhut yang pernah menjadi golden boys atau anak emas Benny Moerdani di lingkungan ABRI, mengungkapkan kabar “panas” dua sosok berpengaruh tersebut kala itu. Tepatnya, momen Soeharto tersinggung atas teguran Benny Moerdani di meja biliar.

Baca: Luhut Panjaitan Kenang Jadi Golden Boys Jenderal Benny Moerdani, hingga Jabatan Kasdam pun Tak Dapat

Baca: Polrestabes Medan Paparkan 56 Sepeda Motor Hasil Tindak Kejahatan Selama 60 Hari, Cek Kendaraanmu

Baca: Pasutri Ini Curi Sepeda Motor, Modusnya Dengan Mendaftarkan Anaknya Sekolah

Ketika itu, jenderal intelijen kawakan itu bermain biliar dengan Soeharto. Di sela-sela permainan bola sodok itulah, Benny yang saat itu menjabat sebagai Panglima ABRI, memberi teguran halus kepada Soeharto atas bisnis putra-putrinya yang dianggap mulai meresahkan banyak kalangan.

Namun, teguran itu justru menimbulkan amarah Soeharto. Pak Harto langsung meletakkan stik biliar dan masuk ke kamar, meninggalkan Benny Moerdani sendirian.

Tak lama kemudian, Benny dicopot dari jabatan Panglima ABRI. Meskipun Pak Harto membantah jika pencopotan Benny akibat teguran di meja biliar tersebut.

“Saya datangi kantor beliau, dan menanyakan kepada Pak Benny, rumor yang beredar di luar bahwa beliau sudah “jauh” dari Pak Harto,” tulis Luhut dikutip dari laman Facebooknya, Senin (22/7/2019).

Kepada Luhut, Benny mengakui insiden tersebut dan kondisinya setelah kemarahan Soeharto.

“Benar itu Luhut..!” kata Benny terus terang kepada Luhut.

Baca: Wali Kota Siantar Akui Dipanggil Polda Sumut Terkait Kasus Pungli Dana Insentif

Baca: UPDATE Barbie Kumalasari Dituding Jadi Otak Pembuatan Video Ikan Asin, Ini Reaksinya

Benny Moerdani menjelaskan bahwa Presiden Soeharto marah kepadanya, ketika dengan cara halus mencoba mengingatkan bisnis yang dijalankan oleh putra-putrinya yang sudah kelewat batas.

Halaman
1234
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved