OYO Hotels and Homes Raih Pendanaan Putaran Pertama dan Kedua dari RA Hospitality Holdings

OYO telah membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 4,4 kali lipat YOY per Juni 2019 (dibandingkan 2018).

OYO Hotels and Homes Raih Pendanaan Putaran Pertama dan Kedua dari RA Hospitality Holdings
Dokumentasi OYO Hotels
Ritesh Agarwal Pendiri & Group CEO OYO Hotels & Homes, Tobias Wann CEO @Leisure, dan Maninder Gulati Global Chief Strategy Office OYO Hotels & Homes usai penandatanganan akuisisi Leisure Group. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN-
OYO Hotels and Homes, jaringan hotel, rumah dan tempat tinggal dengan pertumbuhan tercepat di dunia, Ritesh Agarwal, Founder & CEO perusahaan, melalui RA Hospitality Holdings (Cayman), telah menandatangani pendanaan putaran pertama dan kedua yang didukung oleh bank institusional dan mitra finansial lainnya, dengan tetap tunduk kepada peraturan dan persetujuan pemegang saham.

Tahun ini, OYO telah membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 4,4 kali lipat YOY per Juni 2019 (dibandingkan 2018), dengan 1 juta kamar dalam jaringan OYO Hotels & Homes, lebih dari 200 ribu kamar berlokasi di India.

Pertumbuhan perusahaan yang solid, kenaikan margin serta peningkatan besar dalam hal pelayanan menjadi faktor pemicu investasi ini, menjadikannya sebagai salah satu pembelian saham oleh Pendiri -melalui dukungan partner institusi- terbesar yang pernah ada di sektor teknologi dan hospitality global.

Lightspeed Venture Partners and Sequoia India yang merupakan pendukung OYO sejak awal telah menjual saham mereka untuk membantu Ritesh meningkatkan kepemilikan sahamnya, dengan tetap berkomitmen untuk mendukung misi jangka panjang OYO.

"Sebagai pengusaha dan mewakili manajemen perusahaan, saya bersyukur telah diberi kesempatan untuk kembali mempertegas dedikasi kami menjalankan misi perusahaan, yaitu membangun brand perhotelan yang paling dicintai di dunia yang berfokus untuk menghadirkan gaya hidup yang lebih baik bagi masyarakat," ucap Ritesh.

Dikatakannya, hal ini merupakan momen luar biasa bagi OYO karena pihaknya telah mampu menghadirkan tempat tinggal yang nyaman di seluruh penjuru dunia dari Texas hingga Tokyo.

"Kedepannya, kami akan terus berupaya menjadi brand perhotelan yang paling dicintai oleh masyarakat. Saya merasa sangat bangga terhadap dukungan dari semua investor kami, dewan eksekutif, dan khususnya semua mitra institusi finansial yang telah memberikan dukungan keuangan yang diperlukan untuk mewujudkan visi ini. Tentunya, pendanaan ini tetap harus memperoleh persetujuan pemegang saham dan tunduk pada peraturan yang berlaku," ucapnya.

Ia mengatakan OYO Hotels terus menghadirkan model bisnis yang sukses, dengan menggabungkan desain, keramahtamahan, keahlian teknologi, kemampuan finansial dan operasional kepada pemilik real estat di seluruh dunia, sehingga memungkinkan mereka untuk mendapatkan imbal balik investasi yang lebih tinggi, mengakses peluang pembiayaan yang mudah, mentransformasi hotel, dan menawarkan layanan pelanggan berkualitas. Secara signifikan mampu meningkatkan tingkat hunian dan profit di setiap properti OYO. Kini, terdapat lebih dari 20 ribu properti OYO di seluruh dunia.

Diakui Ritesh, OYO memulai bisnisnya dengan keyakinan bahwa setiap orang layak mendapatkan tempat tinggal yang dirancang dengan indah, apik dan nyaman, dan bahwa setiap orang berhak mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

"OYO berkomitmen untuk mentransformasi gaya hidup masyarakat dengan mengubah hotel tak bermerek menjadi tempat tinggal berkualitas tinggi dan menawarkannya dengan harga terjangkau di lokasi terbaik di seluruh dunia," ungkapnya.

Ia menjelaskan OYO dikenal di seluruh dunia karena penawaran inovatifnya yang mendisrupsi industri hospitality, OYO Hotels telah dipercaya beberapa investor terkemuka dunia, termasuk Airbnb, SoftBank Vision Fund, Lightspeed Venture Partners, Greenoaks Partner, Sequoia India, dan Hero Enterprise.

Halaman
12
Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved