Terungkap, Pungli Dana Insentif di Siantar Atas Permintaan Wali Kota Hefriansyah

Lembaga atau organisasi yang perlu dibantu itu, kata Netty melalui rekomendasi Wali Kota melalui ajudanya Rilan dan Marlon Sitorus.

Terungkap, Pungli Dana Insentif di Siantar Atas Permintaan Wali Kota Hefriansyah
TRIBUN MEDAN/TOMMY SIMATUPANG
Wali Kota Pematangsiantar Hefriansyah saat ditemui, waktu lalu. 

Lalu, atas rekomendasi Sekretaris Budi Utari melalui staff humas Lodewijk Simanjutak untuk biaya iklan, dan bantuan hari besar agama seperti Bantuan Hari Raya Pegawai.

Budi Utari berjalan ke ruang data sebagai calon pengganti Plt Sekda Siantar Resman Panjaitan, Kamis (29/3/2018)
Budi Utari berjalan ke ruang data sebagai calon pengganti Plt Sekda Siantar Resman Panjaitan, Kamis (29/3/2018) (TRIBUN MEDAN/Dedy Kurniawan)

"Peristiwa OTT yang dipersangkakan lebih kurang Rp186 juta, tersangka tidak mengetahuinya sama sekali, karena Tersangka pun tidak tahu sama sekali berapa jumlah yang telah diterima Bendahara.

Bahkan tersangka tidak pernah memegang dana OTT tersebut karena yang memegang adalah Bendahara," ujarnya.

Netty mengungkapkan juga dana OTT itu tidak untuk kepentingan pribadi tersangka.

Ia menguraikan bahwa tersangka tidak ada melakukan pemungutan, karena tersangka tidak berhubungan langsung dengan yang dipungut 15 persen tetapi yang melakukan pemungutan adalah masing-masing Kepala Bidang yang kemudian disetor kepada bendahara Erni Zendrato.

"Bahwa dana OTT sama sekali tidak diberikan kepada tersangka, bahkan untuk jumlahnya pun sama sekali tersangkat tidak mengetahuinya karena semuanya berada dibawah penguasaan bendahara," katanya seraya mengungkapkan pungutan itu tidak menggunakan ancaman, kekerasan, penekanan, dan pemaksaan.

Tipikor Polda Sumut menggiring 16 pegawai BPKD Siantar ke mobil Paradep untuk di bawa ke Polda Sumut, Kamis (11/7/2019).
Tipikor Polda Sumut menggiring 16 pegawai BPKD Siantar ke mobil Paradep untuk di bawa ke Polda Sumut, Kamis (11/7/2019). (TRIBUN MEDAN/TOMMY)

"Pertanyaannya adalah bagaimana mungkin Tersangka melakukan perbuatan melawan hukum sementara Tersangka tidak ada berada lagi di Pematangsiantar. Jadi tidaklah dapat dibuktikan bahwa Tersangka melakukan perbuatan melawah hukum,"tambahnya.

Netty juga mengatakan pada Jumat 19 Juli 2019, polisi telah melalukan penggeledahan di rumah tersangka Adiaksa Purba dan tidak menemukan barang bukti yang dipersangkakan.

Netty mengharapkan polisi tidak berhenti pada Adiaksa Purba dan Erni Zendrato.

Ia mengharapkan polisi juga turut memeriksa ke pimpinan tersangka yakni Wali Kota dan Sekda.

Halaman
123
Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved