Wanita Ini Siksa Bayi Berusia 7 Bulan hingga Tewas, Padahal Sang Bayi Sudah Lama Dinantikan

Ia adalah Shalina Padmanabha berusia 33 tahun, telah membunuh bayi perempuan Shagun yang diperolehnya melalui proses IVF atau bayi tabung.

Wanita Ini Siksa Bayi Berusia 7 Bulan hingga Tewas, Padahal Sang Bayi Sudah Lama Dinantikan
Central News
Ibu membunuh putrinya berusia 7 bulan setelah lama menantikannya 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang ibu yang telah menunggu kehadiran buah hati selama bertahun-tahun, namun akhirnya membunuh

Ia adalah Shalina Padmanabha berusia 33 tahun, telah membunuh bayi perempuan Shagun yang diperolehnya melalui proses IVF atau bayi tabung.

Shagun kini berusia 7 bulan, terlahir dalam kondisi prematur. Kondisi itu membuatnya menghabiskan 4 bulan pertamanya di rumah sakit.

Namun, setelah diperbolehkan pulang, ibunya Shalina malah memukulinya hingga tewas.

Bayi perempuan berusia tujuh bulan itu menderita cedera kepala yang fatal.

Dia dilarikan ke Rumah Sakit Whipps Cross di Leytonstone, London Timur, tetapi kemudian meninggal karena luka parah pada 15 Agustus 2017 dinihari.

Ibu satu anak itu awalnya tak mengakui perbuatannya. Namun pada persidangan Juli 2019 ini, Shalina akhirnya dijatuhi hukuman penjara 6 tahun oleh pengadilan.

Shagun menderita patah tulang tengkorak serta cedera pada kaki.

Dari hasil otopsi, dokter menemukan sejumlah luka yang sudah lama, termasuk patah tulang tengkorak, tulang rusuk retak dan pendarahan di belakang mata.

Penyiksaan itu diterima Shagun selama 3 bulan, hampir setengah dari usianya.

Shalina dan suaminya telah bertahun-tahun menantikan kehamilan, sebelum akhirnya berhasil hamil pada Februari 2016 dengan program bayi tabung.

Dia harus membayar hingga 5000 Poundsterling (Rp 86 Juta) untuk proses bayi tabung.

Shagun menderita masalah medis yang mengharuskannya tetap di rumah sakit selama empat setengah bulan.

Setelah dia keluar, dia perlu diberi makan khusus, menderita eksim parah dan lubang kecil di kepalanya.

(cr12/tribun-medan.com)

Penulis: Sally Siahaan
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved