Sudah di Dalam Penjara, Napi Ini Bisa Gaet 1.300 Foto dan Video Asusila Anak-anak dari Media Sosial

Seorang pemuda inisial TR (25), narapidana pencabulan kepada anak-anak di dunia maya

Sudah di Dalam Penjara, Napi Ini Bisa Gaet 1.300 Foto dan Video Asusila Anak-anak dari Media Sosial
KOMPAS.com/Devina Halim
Seorang narapidana berinisial TR (25) dalam kasus pencabulan terhadap anak-anak di bawah umur melalui media sosial, di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (22/7/2019). 

TRIBUN-MEDAN.COM - Seorang pemuda inisial TR (25), narapidana pencabulan kepada anak-anak di dunia maya, secara sembunyi-sembunyi menyelundupkan Ponselnya ke dalam lembaga pemasyarakatan (lapas).

"Dia diam-diam menyembunyikan," kata Kepala Unit IV Subdit 1 Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, AKBP Rita Wulandari Wibowo, di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (22/7/2019).

TR merupakan  narapidana di sebuah lapas di Jawa Timur.

Ia ditangkap pada 9 Juli 2019 karena melakukan pencabulan terhadap anak-anak di bawah umur melalui media sosial.

TR melakukan aksinya sejak dipenjara pada 2017 atau sudah 2 tahun dari total masa hukuman 7 tahun 6 bulan atas kasus pencabulan anak di bawah umur.

Rita mengatakan, tak menutup kemungkinan gadget/ponsel tersebut dibawakan kepada TR oleh tamu yang menemuinya di lapas.

Kendati demikian, polisi mengaku tidak akan menelusuri lebih lanjut karena tidak terkait langsung dengan kasus.

"Itu tidak terkorelasi dengan kasus kami, intinya kan saya dapat barang bukti, itu pun juga ada beberapa yang sudah dihapus, kita angkat pakai digital forensic, keluar semua," ungkapnya.

Dari hasil penelusuran polisi, ditemukan total 1.300 foto dan video anak-anak yang melakukan tindakan asusila.

Konten tersebut disimpan dalam akun e-mail milik pelaku.

Halaman
12
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved