Euro Terperosok, Ini Respons Pengamat dan Pelaku Usaha terkait Stabilitas Ekonomi

melemahnya nilai tukar Euro terhadap mata uang negara-negara lain didorong oleh kinerja perekonomian negara-negara Eropa.

Euro Terperosok, Ini Respons Pengamat dan Pelaku Usaha terkait Stabilitas Ekonomi
Tribun Medan/Ayu
Pengamat Ekonomi Sumatera Utara (Sumut), Wahyu Ario Pratomo. 

Ia menjelaskan mata uang USD dan Euro, atau mata uang yang banyak ditransaksikan, akan bisa dipengaruhi oleh supply dan demand (unsur spekulatif) kalau yang fundamental di pengaruhi neraca pembayaran negara tersebut. Plus dipengaruhi inflasi di negara tersebut, contohnya negara yang inflasinya tinggi, maka mata uangnya melemah.

"Kita berharap trend pertumbuhan ekonomi Indonesia semakin positif dan iklim perpolitikan yang kondusif bisa memacu kepercayaan investor lebih tinggi untuk berbisnis di Indonesia. Kita mempunya SDM yang cukup memadai di Indonesia, peraturan yang sudah banyak dimudahkan birokrasinya," kata Ridwan.

(nat/tribun-medan.com)

Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved