Kondisi Bayi Arjun Mengkhawatirkan, Dokter RS Adam Malik Sebut Usus Bengkak dan Lambung Koyak

Rumah sakit juga sudah memberitahu kepada orangtua bayi tentang kondisi sang bayi tersebut.

Kondisi Bayi Arjun Mengkhawatirkan, Dokter RS Adam Malik Sebut Usus Bengkak dan Lambung Koyak
Tribun Medan/Ayu Prasandi
Dokter Penanggungjawan Pasien RSUP H Adam Malik, dr Erjan Fikri MKed SpB (K) saat menjelaskan terkait kondisi bayi yang lahir dengan usus terburai keluar. 

TRIBUN-MEDAN.com - Tim dokter Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik menyatakan kondisi Arjun Adipati, bayi yang lahir dengan usus terburai keluar karena tanpa dinding perut, tidak baik.

Dokter Penanggungjawan Pasien RSUP H Adam Malik, dr Erjan Fikri MKed SpB (K), mengatakan, bayi yang lahir dengan usus terburai keluar merupakan kelainan yang tidak bisa dicegah, tetapi dapat diketahui dini melalui pemeriksaan.

"Jadi si ibu waktu hamil datang, periksa ke dokter kandungan, di USG dan kalau sudah ketauan kelainan begini dia akan dilahirkan secara operasi caesar.

Tidak lagi melalui jalan normal bawah karena infeksi sekali," ujarnya saat ditemui Tribun, Rabu (25/7/2019).

Ia menjelaskan, ada metode jika ditangani dengan dokter obgyn dan dokter bedah anak begitu selesai dilahirkan melalui caesar maka si anak ususnya akan dimasukkan melalui jalur operasi oleh dokter bedah anak dengan catatan belum bengkak ususnya.

"Yang ini sudah bengkak ususnya, koyak lambungnya.

Infeksi karena lewat dari bawah maka sudah sulit dan harus dirawat dulu beberapa lama sampai infeksinya turun," jelasnya.

Ia menerangkan, belum lagi berat badan bayi tersebut yang sangat rendah yaitu hanya 1.600 gram.

"Sampai saat ini penanganan yang sudah dilakukan tim dokter yaitu mengatasi infeksi dengan catatan usus yang terburai tiap hari harus dibersihkan," terangnya.

Ia menuturkan, karena usus belum bisa dimasukkan, jika dipaksa ditutup maka akan sulit bernafas serta tidak menguntungkan bagi usus yang terinfeksi itu.

Halaman
12
Penulis: Ayu Prasandi
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved