Kepala Puskesmas Ini Membantah Dituding Suami Punya Hubungan Spesial dengan Sekcam

Meski masih dalam satu rumah namun hingga kini ia menyebut sudah pisah ranjang lama.

Kepala Puskesmas Ini Membantah Dituding Suami Punya Hubungan Spesial dengan Sekcam
int
FOTO ILUSTRASI. Tudingan perselingkuhan dibantah. 

TRIBUN-MEDAN.com- dr Sri Mahyuni membantah tudingan kalau ia punya hubungan spesial dengan Sekretaris Camat Pantai Labu, Rusli.

Kepala Puskesmas Aras Kabu Kecamatan Beringin Kabupaten Deliserdang ini menceritakan bahwa sebenarnya ia telah ditalak suaminya, F sejak lima bulan lalu.

Meski masih dalam satu rumah namun hingga kini ia menyebut sudah pisah ranjang lama.

Disebut mereka tinggal di Desa Pagar Merbau III Kecamatan Lubukpakam.

Baca: Suami Kepala Puskesmas Labrak Pejabat Deliserdang, Inspektorat Segera Periksa Kapus dan Sekcam

Kepala Inspektorat Kabupaten Deliserdang, Agus Mulyono
Kepala Inspektorat Kabupaten Deliserdang, Agus Mulyono (TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR)

"Enggak lah digrebek, ya dilabrak mungkin. Posisinya kemarin, saya bertemu sama pak Rusli itu untuk menemui pengacara di bandara. Sayakan sudah ditalak jadi untuk bantu di pengadilan lah. Karena kebetulan kemarin orang tuanya pak Rusli itu berada di rumah sakit dan dia sedang menjaganya ya saya jemputlah ke rumah sakit tapi tidak sampai masuk ke dalam rumah sakit
Saya di pinggir jalan sajanya, setelah keluar pak Rusli dari ruangan langsung susul saya ke dalam mobil,"kata dr Sri Jum,at, (26/7/2019).

Belum lagi tutup pintu, lanjut Sri saat itu F pun datang dan marah-marah dengan mengeluarkan berbagai perkataan padanya dan Rusli. Ia menduga bahwa ia telah dibuntuti dari rumah oleh F. Terkait hal ini ia pun mengaku siap jika memang dipanggil sama Inspektorat.

"Ya Kadis pun sudah telepon saya, ya saya jawab yang sebenarnya. Sama kalaupun nanti saya dipanggil Inspektorat ya akan saya jelasin apa adanya. Saya enggak ada hubungan apa-apa kok. Namanya dulu kami satu Kecamatan tugas ya kan sering kordinasi untuk kegiatan. Ya memang saya dengar seperti itu juga (Rusli punya masalah dengan keluarganya) tapi saya enggak tau lah soal itu,"katanya.

Awalnya setelah ribut selama 15 menit di Jln Sudirman dekat pintu keluar RSUD Deliserdang persoalan inipun sempat dibawa ke rumahnya. Karena kebetulan rumahnya berdekatan dengan Kantor Kepala Desa akhirnya persoalan diselesaikan di kantor Desa.

"Hasilnya ya enggak ada apa-apa. Orang memang tidak ada apa-apa kami berdua,"katanya.

Sri Mahyuni dan Rusli rencananya akan dipanggil oleh Inspektorat Deliserdang. Hal ini lantaran inspektorat telah mendengar apa yang mereka alami. Saat itu F melabrak Rusli yang kebetulan satu mobil dengannya.

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved