Satlantas Polres Karo Tindak Ratusan Pengendara, Sepekan Gelar Razia Rutin

Mulai Senin kemarin kita melakukan razia berpindah-pindah. Untuk minggu ini, kita menyasar angkutan pedesaan

Satlantas Polres Karo Tindak Ratusan Pengendara, Sepekan Gelar Razia Rutin
TRIBUN MEDAN/M NASRUL
Satlantas Polres Karo menggelar razia kendaraan di Jalan Mariam Ginting, Kabanjahe, Jumat (26/7/2019). Seminggu menggelar razia rutin, Satlantas tindak ratusan pelanggaran di jalanan. 

TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Seminggu terakhir, Satlantas Polres Tanah Karo tengah gencar-gencarnya melakukan razia terhadap pengguna jalan.

Razia yang digelar di berbagai titik di kawasan Kabanjahe itu, dimulai sejak Senin (22/7/2019) kemarin.

Kanit Patroli Satlantas Polres Tanah Karo Ipda Taruli bru Silalahi, mengaku pada seminggu terakhir ini mereka lebih menyasar angkutan umum lintas pedesaan.

Taruli mengatakan, alasan mereka berfokus pada jenis angkutan tersebut dikarenakan masih banyaknya pengemudi atau pemilik yang kurang sadar akan pentingnya menaati peraturan.

"Mulai Senin kemarin kita melakukan razia berpindah-pindah. Untuk minggu ini, kita menyasar angkutan pedesaan, karena memang di daerah pinggiran mungkin penindakannya masih kurang. Makannya banyak dari mereka (pengemudi dan pemilik kendaraan), kurang taat," ujar Taruli, Jumat (26/7/2019).

Taruli mengungkapkan, dari empat hari melakukan razia pihaknya telah melakukan tindakan tegas dengan tilang kepada ratusan pengendara. Dirinya menyebutkan, untuk setiap harinya pihaknya bisa menemukan puluhan pelanggaran dengan berbagai jenis kendaraan.

"Kalau untuk hari ini, ada belasan angkutan pedesaan yang kita tindak. Kebanyakan menang surat-surat kendaraannya tidak lengkap, tapi ada juga yang justru supirnya juga tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) jadi angkutannya terpaksa kita amankan," ungkapnya.

Dirinya mengungkapkan, dari razia yang dimulai pada Senin kemarin pihaknya telah berhasil melakukan penindakan terhadap ratusan pengguna jalan. Dirinya menyebutkan, meskipun pada minggu ini pihaknya berfokus kepada angkutan pedesaan, namun mereka juga tetap menindak pelanggaran yang terlihat kasat mata.

Seperti pengendara roda dua yang tidak memakai helm, dan kelengkapan berkendara sesuai dengan standarnya. Kemudian, bagi pengemudi mobil yang tidak menggunakan sabuk pengaman.

Taruli mengungkapkan, dalam satu harinya mereka bisa mengeluarkan lebih dari 50 surat tilang. Yang berarti hingga saat ini mereka sudah menindak sedikitnya 200 pengguna jalan yang masih belum tertib berlalu lintas.

"Angka segitu semuanya kita gabungan, mulai dari kendaraan roda dua, sampai angkutan pedesaan. Kalau memang kita lihat ada pelanggaran pasti langsung kita tindak," katanya.

Dengan masih banyaknya ditemukan pelanggaran di jalan, Taruli mengimbau agar seluruh masyarakat tetap mematuhi aturan-aturan yang telah ditetapkan.

Dirinya mengatakan, di manapun masyarakat menggunakan kendaraannya harus tetap lebih mementingkan faktor keselamatan.

"Walaupun di pinggiran, kita harus tetap melengkapi standar berkendara. Supaya menekan angka kecelakaan lalu lintas," pungkasnya.

(cr4/tribun-medan.com) 

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved