Gerakan Nasional 1.000 Startup, Ciptakan Masa Depan Ekonomi Digital

Saat ini ada sekitar 93,4 juta pengguna internet dan 71 juta pengguna perangkat telepon pintar di Indonesia.

Gerakan Nasional 1.000 Startup, Ciptakan Masa Depan Ekonomi Digital
TRIBUN MEDAN/NATALIN SINAGA
Program Manager Gerakan 1000 Startup Digital, Imam Akbar, Founder & CEO Indozone Media, Victor Antony, dan Creativepreneur, Randy Raharja saat Roadshow Gerakan Nasional 1000 Startup di Medan. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN-
Potensi industri digital di Indonesia memang tidak dapat dipandang sebelah mata.

Saat ini ada sekitar 93,4 juta pengguna internet dan 71 juta pengguna perangkat telepon pintar di Indonesia.

"Ini adalah modal besar bagi Indonesia untuk mengembangkan e-commerce dan bisnis berbasis 
teknologi digital di Tanah Air. Volume bisnis e-commerce di Indonesia diprediksi akan mencapai USD 130 miliar dengan angka pertumbuhan per tahun sekitar 50 persen," ujar Program Manager Gerakan 1000 Startup Digital,
Imam Akbar, Sabtu (27/7/2019).

Ia menjelaskan di sisi lain, salah satu faktor pendukung yang menentukan kemajuan sebuah negara adalah jumlah 
entrepreneur. Hingga Maret 2016 lalu, jumlah entrepreneur di Indonesia baru mencapai 1,65 persen dari total penduduk.

"Melihat fakta tersebut, kita sebenarnya memiliki peluang untuk menciptakan 
entrepreneur nation dengan memanfaatkan teknologi digital yang akan menjadikan kita tuan rumah di negara sendiri," ucapnya.

Dikatakannya, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, telah mendeklarasikan visi untuk menjadikan Indonesia 
sebagai ‘The Digital Energy of Asia’ di Silicon Valley pertengahan Februari tahun ini. Sejalan dengan visi tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama KIBAR, 
menginisiasi Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital dengan tujuan melahirkan perusahaan 
rintisan yang berkualitas dan memberikan dampak positif dengan menyelesaikan 
permasalahan besar di Indonesia.

"Diinisiasi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) tahun 2016, program ini masih roadshow atau inkubator. Jadi bagaimana targetnya menciptakan 1000 startup di Indonesia salah satunya di Medan. Jadi program inkubator ini akan dibina oleh 16 lokal mentor.
Program ini akan berlanjut terus sampai terciptanya start up yang diinginkan," ungkapnya.

Gerakan ini kata Akbar, ditargetkan dapat menciptakan 1.000 perusahaan baru dengan total valuasi bisnis senilai USD 10 miliar pada tahun 2020. "Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital merupakan langkah awal bagi kita untuk menciptakan masa 
depan ekonomi digital Indonesia yang akan mengubah nasib bangsa. Gerakan ini ingin menciptakan 1.000 perusahaan rintisan berbasis digital yang akan mentransformasi Indonesia menjadi negara 
maju dengan anak muda sebagai motor penggeraknya," tambahnya.

Diakui Akbar, setelah berjalan selama lebih dari satu tahun, saat ini Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital sudah 
menjaring lebih dari 32 ribu pendaftar, lebih dari 6 ribu peserta yang terpilih (rasio yang diterima 
20,2 persen), melibatkan 370 mentor, dan sejumlah 137 startup yang sudah mengikuti tahapan inkubasi di 10 kota di Indonesia.

Berbeda dengan proses sebelumnya, program Gerakan Nasional 1.000 
Startup Digital kali ini lebih fokus dalam mematangkan konsep para peserta dengan medatangkan para domain expert di sektor atau industri yang merupakan fokus dari prioritas pemerintah.

Halaman
12
Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved