Anggaran Belanja Kabupaten Dairi Bertambah Rp 48 Miliar dalam Rancangan P-APBD Tahun 2019

Ia berharap, DPRD Dairi dapat bekerja sama dan bersinergi dalam perubahan APBD ini, sehingga dapat segera dibahas, lalu disepakati.

Anggaran Belanja Kabupaten Dairi Bertambah Rp 48 Miliar dalam Rancangan P-APBD Tahun 2019
TRIBUN MEDAN / DOHU LASE
Wakil Bupati Dairi, Jimmy Sihombing (dua dari kiri) didampingi Sekdakab Dairi Sebastianus Tinambunan (kiri) menyerahkan nota pengantar RKUPA dan RPPAS P-APBD Dairi 2019 kepada para Wakil Ketua DPRD Dairi, Togar Pasaribu (dua dari kanan) dan Benpa Hisar Nababan (kanan), Senin (29/7/2019) di Kantor DPRD Dairi. 

TRIBUN-MEDAN.COM, DAIRI - Wakil Bupati Dairi, Jimmy Sihombing menyerahkan nota pengantar Rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (RKUPA) dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (RPPAS) atas Perubahan APBD Kabupaten Dairi Tahun 2019 kepada DPRD Dairi, Senin (29/7/2019) di Kantor DPRD Dairi.

Jimmy dalam pidatonya mengatakan, perubahan anggaran dilakukan dengan memperhatikan hasil capaian kinerja pelaksanaan APBD Dairi 2019, serta perkembangan yang tak sesuai dengan asumsi Kebijakan Umum Anggaran tahun 2019.

Ia berharap, DPRD Dairi dapat bekerja sama dan bersinergi dalam perubahan APBD ini, sehingga dapat segera dibahas, lalu disepakati.

"Harapan kita, kiranya kerja sama dan sinergi antara pemda dengan pimpinan dan anggota DPRD yang terhormat senantiasa terjalin dengan baik dalam bingkai: 'Mewujudkan Dairi Unggul yang Menyejahterakan Masyarakat dalam Harmoni Keberagaman'," ujar Jimmy.

Jimmy menyebut, pihaknya sedang melaksanakan program 100 hari kerja sebagai upaya respons cepat Pemkab Dairi dalam menata sekaligus meningkatkan pelayanan publik, sembari mempersiapkan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Dairi tahun 2019-2024.

Jimmy mengungkapkan, pendapatan daerah Kabupaten Dairi tahun 2019 berubah dari anggaran semula sebesar Rp1.155.859.458.000 menjadi Rp1.162.941.787.983, alias bertambah sebanyak Rp7.082.329.983.

Pendapatan yang mengalami perubahan itu, yakni Pendapatan Asli Daerah, yang berasal dari penerimaan pajak, penerimaan retribusi, pengurangan penerimaan hasil pengelolaan kekayaan daerah, dan pengurangan lain-lain yang sah, serta Dana Perimbangan dan lain-lain.

Belanja juga ikut berubah dari semula Rp1.192.859.458.000 menjadi Rp1.241.118.923.448, alias bertambah sejumlah Rp48.259.465.448.

Perubahan belanja dimaksud terjadi terhadap belanja langsung dan belanja tidak langsung.

Sementara, dari sektor pembiayaan daerah, lanjut Jimmy, terdapat pertambahan penerimaan yang berasal dari dana Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) APBD Dairi tahun 2018, yaitu sebesar Rp47.947.135.465,89, sehingga kini menjadi Rp87.947.135.465,89.

Pertambahan ini timbul berdasarkan perhitungan dan hasil audit BPKP Sumut.

Pengeluaran pembiayaan daerah juga turut bertambah, yaitu sebanyak Rp6.770.000.000,89, dari semula sebesar Rp3 miliar, sehingga kini menjadi Rp9.770.000.000,89.

(cr16/tribun-medan.com)

Penulis: Dohu Lase
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved