Ini Pernyataan Frustasi Endi Poli ke Dokter Sebelum Ditemukan Tewas Tergantung di RS Mitra Sejati

Warga binaan yang bernama Endi Poli itu diduga mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di RS Mitra Sejati pada hari ini Senin, pada pukul 10.00 WIB.

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang warga binaan Rumah Tahanan Labuhan Deli ditemukan tewas di RS Mitra Sejati di Jalan Jendral Besar A H Nasution Kecamatan Medan Johor Kota Medan, Senin (29/7/2019).

Warga binaan yang bernama Endi Poli itu diduga mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di RS Mitra Sejati pada hari ini Senin, pada pukul 10.00 WIB pagi tadi.

Dokter Umum Rutan Labuhan Deli Edi Suranta Surbakti menjelaskan kronologi atas meninggalnya warga binaan Rutan Labuhan Deli tersebut. Sebelumnya, Endi Poli merupakan warga binaan dalam kasus narkoba dengan hukuman 4 tahun 4 bulan.

"Selama ini dia menderita penyakit kanker di daerah dagu, jadi selama ini kita sudah lakukan pengobatan dibeberapa rumah sakit. Namun, untuk terkait penyakit kankernya, itu diambilalih atau diobati di RSUP H Adam Malik. Selama ini kami sudah melaksanakan terapi terkait dengan penyakitnya itu. Dimana 30 kali sinar kemudian 8 kali kemo. Jadi setiap hari dilaksanakan sinar dan dilanjutkan dengan kemo. Nah, itu yang dilakukan atau upaya yang kita lakukan dengan penyakitnya ini," ucap dokter Edi Suranta Surbakti.

Kemudian, pada hari Minggu (28/7/2019) malam, kondisi Endi Poli semakin melemah. Warga binaan ini mengalami demam, kemudian agak lemas dikarenakan beberapa hari sebelumnya tidak mau makan. Endi Poli selalu mengeluh dengan penyakit yang ia derita dan mengalami nyeri kepala yang tak tertahankan.

"Jadi, tadi malam sekitar pukul 21.00 WIB kami rujuk dari rutan Labuhan Deli ke Rumah Sakit Mitra Sejati. Kemudian kami tiba disini sekitar pukul 22.00 WIB kemudian langsung ditangani di IGD. Kemudian, terus dirawat atau diopname di lantai dua," ucap Edi Suranta Surbakti.

"Dugaan warga binaan ini menggantung diri, karena itu tadi ya, dia mengambil jalan pintas karena selama ini keluhannya ada. Dia selalu bilang, 'Pak, sepertinya saya enggak tahan, dan itu juga dikatakan kepada istrinya. Karena istrinya juga mendapatkan keluhanan seperti itu juga," sambungnya. (cr23/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Anil Rasyid
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved