Kedapatan Buat Video TikTok Waktu Jam Kerja, Dua Mahasiswa Kedokteran Magang Dipecat

Dua orang dokter magang terpaksa dipecat, setelah keduanya tertangkap membuat video TikTok di dalam rumah sakit pada jam kerja.

Kedapatan Buat Video TikTok Waktu Jam Kerja, Dua Mahasiswa Kedokteran Magang Dipecat
Screenshoot
Dua orang calon dokter magang terpaksa ditangguhkan, setelah keduanya tertangkap membuat video TikTok di dalam rumah sakit pada jam kerja, Kamis (25/7/2019) lalu. 

TRIBUN-MEDAN.com - Dua orang dokter magang terpaksa dipecat, setelah keduanya tertangkap membuat video TikTok di dalam rumah sakit pada jam kerja, Kamis (25/7/2019) lalu.

Keduanya merupakan mahasiswa kedokteran salah satu universitas kedokteran, diketahui tengah menjalani masa magang di Departemen Fisioterapi Rumah Sakit Gandhi, India.

Mereka kedapatan membuat empat video di rumah sakit ketika pasien tidak ada.

"Para siswa yang terlihat dalam video adalah peserta pelatihan di Departemen Fisioterapi yang datang dari perguruan tinggi lain untuk magang," kata Inspektur Rumah Sakit Gandhi, Dr. Sravan Kumar kepada Deccan Chronicle.

"Para siswa dikembalikan ke kampus mereka setelah kejadian itu terungkap," tambahnya.

Baca: Hilang 3 Tahun, Pria Ini Ketahuan Istri karena Main TikTok Bareng Kekasih Baru

Baca: Pasien Gawat Darurat Meninggal Karena Diabaikan Dokter yang Sibuk Berfoto

Baca: Istana Akhirnya Angkat Bicara soal Dokter Romi Gagal Jadi PNS karena Disabilitas, Sebut Tak Pantas

Selain menangguhkan para siswa, pengawas rumah sakit mengeluarkan memo kepada Departemen Fisioterapi yang bertanggung jawab.

"Biasanya peserta pelatihan menghabiskan enam bulan di rumah sakit tetapi dua orang ini telah dikirim kembali setelah tiga bulan, sebagai bagian dari tindakan disipliner," kata Dr Jayakrishna , Petugas Medis Residen Rumah Sakit Gandhi pada NDTV.

Baru-baru ini, sebelas karyawan outsourcing yang bekerja dengan Khammam Municipal Corporation (KMC) kedapatan membuat video serupa.

Video menjadi viral, dan menarik perhatian otoritas KMC. Merasa cemas atas kejadian itu,

Komisaris KMC, memindahkan karyawan. Mereka juga mengalami pemotongan gaji, sebagai tindakan disipliner karena membuat video TikTok di kantor.

Cucu Menteri Dalam Negeri Mahmood Ali, Furqan Ahmed juga dituduh mengeksploitasi properti pemerintah karena membuat video TikTok.

Namun, menteri mengatakan bahwa cucunya hanya duduk di kendaraan, sementara beberapa orang  mengambil video.

Dalam video itu, Furqan dan orang lain terlihat menggunakan kendaraan polisi untuk video tersebut.

(cr12/tribun-medan.com)

Penulis: Sally Siahaan
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved