LAGI. . Pinjaman Online Cekik Nasabah, Pinjam Rp 5 Juta Menunggak 2 Bulan Bayar Denda Rp 75 Juta

SM menjadi korban pinjaman berbasis online atau fintech. Tak tanggung-tanggung, pinjaman Rp 5 juta dalam kurun dua bulan membengkak jadi Rp 75 juta

LAGI. . Pinjaman Online Cekik Nasabah, Pinjam Rp 5 Juta Menunggak 2 Bulan Bayar Denda Rp 75 Juta
Kontan/Muradi
ILUSTRASI : Seorang wanita asal Solo viral gara-gara iklan palsu yang menjanjikan rela digilir demi lunasi utang di Fintech. (Kontan/Muradi) 

Made menambahkan, korban pinjaman online yang ditangani mengalami nasib yang tak jauh berbeda dengan korban SM.

Mereka mendapatkan teror dari oknun bisnis pinjaman online karena telat membayar pinjaman tersebut.

"Dari tujuh korban yang kami tangani ada tiga yang benar-benar kooperatif melanjutkan kasus yang dialaminya, YI, SM, sama AZ," ujar dia.

Baca: Momen Sintong Panjaitan Emosi Lihat Benny Moerdani Lempar Baret Merah Berujung Curhat Sang Jenderal

Baca: Jokowi Guyur Danau Toba Rp 2,4 Triliun, Luhut Panjaitan Gerak Cepat Bentuk Quick Win

Pihaknya telah melaporkan kasus tersebut ke Polresta Surakarta.

Berbagai alat bukti pinjaman online tersebut telah diserahkan kepada pihak berwajib dengan harapan segera ditangani.

"Kami sudah melaporkan kasus ini ke Polresta Surakarta," kata Koordinator LBH Soloraya I Gede Sukadenawa Putra.

Dia menambahkan, setelah semua alat bukti sudah diserahkan kepada Polresta Surakarta tetapi belum kunjung diproses karena keterbatasan alat untuk mendeteksi fintech ilegal, pihaknya akan melanjutkan ke Polda Jateng.

"Kalau nanti, seandainya sampai batas waktu tidak diproses atau dilanjutkan, dengan terpaksa akan melanjutkan ke Polda Jateng," kata dia.

Sejauh ini alat bukti yang diserahkan ke pihak kepolisian berupa screenshot kata-kata penistaan, pencemaran, hujatan, rekaman, gambar-gambar yang ada kaitannya dalam perkara kasus tersebut dan lain-lain.

Baca: Dompet Berisi Uang Rp 25 Juta Miliknya Digasak Begal, Fatimah Beruntung Sepeda Motornya Kembali

Baca: Pembunuh Istri Pendeta Sempat Datang ke TKP Pembunuhan dengan Menyaru Sebagai Wartawan

Heboh Perempuan Siap Digilir

Halaman
1234
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved