Mengantisipasi Penyalahgunaan Narkoba, Siswa Siswi Baru YPSA Jalani Penyuluhan dan Tes Urine

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara berikan penyuluhan tentang penyalahgunaan narkoba dan tes urine kepada seluruh siswa-siswi

Mengantisipasi Penyalahgunaan Narkoba, Siswa Siswi Baru YPSA Jalani Penyuluhan dan Tes Urine
IST
Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara berikan penyuluhan tentang penyalahgunaan narkoba dan tes urine kepada seluruh siswa-siswi baru SMP dan SMA TP. 2019-2020 di ruang serbaguna, Senin (29/7/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara berikan penyuluhan tentang penyalahgunaan narkoba dan tes urine kepada seluruh siswa-siswi baru SMP dan SMA TP. 2019-2020 di ruang serbaguna, Senin (29/7/2019).

Kepala SMA YPSA Bagoes Maulana mengatakan, melalui penyuluhan ini diharapkan semua siswa untuk memiliki pengetahuan yang benar tentang narkoba dan bahayanya. "Dengan harapan semua siswa dapat lebih waspada untuk tidak terjebak dalam penyalahgunaan narkoba,” katanya.

Baca: Polisi Buru Pelaku Seorang Pria Makan Kucing Hidup-hidup Usai Videonya Viral di Medsos

Bagoes mengatakan, pelajar sebagai generasi muda, juga harus lebih aktif untuk sejak dini mengetahui bahaya narkoba baik melalui penyuluhan maupun dengan membaca-baca referensi tentang bahaya napza.

Ibu Askamaini, Staf Bidang Penyuluh BNNP Sumut mengatakan, generasi muda khususnya pelajar merupakan sasaran yang empuk bagi peredaran narkoba. "Karena pelajar ini masih dalam masa transisi dan maunya mencoba hal-hal yang dianggap baru namun seringkali membahayakan,” ujarnya.

Menurut dia, penyelenggaraan kegiatan penyuluhan bahaya narkoba bagi generasi muda khususnya bagi siswa-siswi SMP dan SMA ini merupakan salah satu upaya dalam memerangi penyalahgunaan narkoba.

“Perang terhadap narkoba perlu terus dilakukan, ini karena masalah narkoba merupakan ancaman serius bagi seluruh warga masyarakat, karena narkoba sudah merambah keseluruh penjuru wilayah Sumatra Utara, baik di wilayah perkotaan maupun perdesaan, dari perguruan tinggi hingga SD, dari masyarakat biasa hingga kalangan pejabat,” katanya.

Baca: Kecanduan Judi Online, Kepala Unit BRI Meringkuk di Balik Jeruji Gelapkan Uang Nasabah

Ia mengatakan, masyarakat harus berani mengatakan “tidak”, termasuk tidak coba-coba dengan narkoba.

“Banyak faktor yang menjadi penyebab penyalahgunaan narkoba, yang pertama adalah faktor diri yaitu diantaranya adalah rasa keingintahuan yang besar untuk mencoba, untuk bersenang-senang serta untuk bisa diterima dalam satu komunitas,” katanya.

Sedangkan faktor kedua adalah faktor lingkungan, yaitu diantaranya keluarga yang bermasalah, pergaulan yang salah maupun kurangnya aktivitas/menganggur.

Askamaini mengatakan, penyuluhan bagi kalangan siswa-siswi, karena penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda semakin marak. Padahal, efek narkoba dapat merusak kesehatan manusia baik secara fisik, emosi, maupun perilaku pemakainya.

Halaman
12
Editor: Muhammad Tazli
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved