Upaya Teh PTPN IV untuk Bangkit Meraih Laba 

PT Perkebunan Nusantara IV mengelola satu unit teh yang luasnya 6.373.29 ha, luasannya hanya 4% dari total areal konsesi keseluruhan 175.735 ha.

Upaya Teh PTPN IV untuk Bangkit Meraih Laba 
TRIBUN MEDAN/HO
Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV, Siwi Peni 

MEDAN.TRIBUNNEWS.com, MEDAN - PT Perkebunan Nusantara IV mengelola satu unit teh yang luasnya 6.373.29 ha, luasannya hanya 4% dari total areal konsesi keseluruhan 175.735 ha. Unit teh dibawah koordinasi Distrik II yang terdiri dari kebun Sidamanik, Bah Butong dan Tobasari, berlokasi di Kecamatan Sidamanik dan Pematang Sidamanik, dengan ketinggian 800-1.100 meter di atas permukaan laut.

Dalam proses pengolahan teh, PTPN IV memiliki 2 unit Pabrik Pengolahan Teh yaitu Pabrik Teh Bah Butong dengan kapasitas olah 100 ton DTB per hari dan Pabrik Teh Tobasari dengan kapasitas olah 55 ton DTB per hari.

Baca: Siwi Peni: PTPN IV Sebagai Agen Pencipta Nilai dan Pembangunan

Kebun Teh PTPN IV adalah satu-satunya perkebunan teh yang berada di Sumatera Utara. Kebun teh ini bukan hanya sebagai unit produksi, tapi juga sudah sebagai heritage dan kebanggaan masyarakat Simalungun dan Provinsi Sumatera Utara.

Komoditas teh salah satu unit usaha yang membuat PTPN IV memiliki keunikan dibanding perkebunan lain di Sumatera Utara. Walaupun hanya memiliki satu unit kebun teh, namun PTPN IV tetap diperhitungkan sebagai salah satu produsen black tea yang kompetitif di Indonesia dan Internasional.

Hal ini menjadi sebuah kebanggaan sekaligus tantangan, untuk selalu melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan mutu teh sejak mulai dari pemeliharaan tanaman sampai proses produksi.

Baca: PTPN IV Sebagai Agen Pencipta Nilai dan Pembangunan

Kebun Teh PTPN IV tidak menyerah begitu saja. Berbagai upaya dilakukan, diantaranya :

- Tahun 2012, sebagian areal seedling yang protasnya rendah diberikan, dan secara bertahap akan diklonalisasi sehingga pabrik yang beroperasi saat itu hanya Pabrik Teh Bah Butong.

- Tahun 2015, dilakukan perampingan struktur organisasi. Dengan team work yang baik diharapkan unit usaha ini akan memberikan efektifitas dan efisiensi.

- Tahun 2019, berkat kerja keras dan efisiensi manajemen, sampai dengan Mei 2019 Kebun Teh telah mencatat keuntungan walaupun kinerja produksi belum melampaui target yang diharapkan (estimasi produktifitas 2019 adalah 2,30 ton/ha di atas produktifitas 2018 yang hanya 1,94 ton/ ha)

Manajemen PTPN IV sampai saat ini masih terus menerus melakukan upaya untuk peningkatan produktifitas dan pencapaian laba dari Kebun Teh. Sejak bulan Pebruari 2019 telah dilaksanakan program pendampingan recovery tanaman oleh konsultan yang expert dibidang tanaman teh dalam rangka peningkatan produksi dan mutu teh.

Dukungan dan perlakuan yang konsisten akan menghasilkan kebun yang produktif dan kualitas yang optimal, karena proses recovery tanaman dan analisa blok dilakukan untuk meningkatkan respon seluruh jaringan tanaman terhadap input yang diberikan.

Upaya-upaya yang telah dilakukan dapat dilaksanakan dengan konsisten oleh manajemen Kebun Teh, sehingga harapan dan cita-cita atas kebangkitan unit ini dalam mencapai target produksi dan laba dapat terwujud. Semoga.

Editor: Ismail
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved