News Video

Pelaku Curanmor di Jalan Ringroad Ini Meringis Kesakitan Ditembak Polisi

AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan pelaku diamankan di rumah temannya di mana saat itu ia sedang tidur.

Pelaku Curanmor di Jalan Ringroad Ini Meringis Kesakitan Ditembak Polisi
Dok. Polrestabes Medan
Pelaku curanmor diperiksa oleh petugas Satreskrim Polrestabes Medan, Selasa (30/7/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Tak kuasa menahan sakit usai diterjang timah panas. Sahat Mulatua Sitanggang alias Sahat (19) warga Jalan Elang Perumnas Mandala, Kecamatan Percutseituan diduga sebagai pelaku pencurian sepeda motor.

Sahat diduga melakukan aksi pencurian sepeda motor di depan warnet Jalan Ringroad pada Rabu (10/7/2019) lalu.

Kasatreskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan pelaku diamankan di rumah temannya di mana saat itu ia sedang tidur.

"Personel Pegasus Sat Reskrim Polrestabes Medan dibawah pimpinan Kanit Pidum dan Pers Timsus pada 29 Juli 2019 sekitar pukul 03.00 WIB. Mendapat informasi bahwa seorang pelaku pencurian yang sudah menjadi target kami diketahui keberadaannya," ucap Putu Yudha Prawira, Selasa (30/7/2019).

Petugas kemudian melakukan penyelidikan, di mana pelaku sedang berada di rumah temannya di Desa Selambo.

"Kami langsung bergerak dan menggrebek rumah tersebut. Kami menemukan tersangka sedang tidur dan berhasil mengamankannya," ucap Putu.

Pada saat pengembangan, lanjut Putu, mencari barang bukti sepeda motor, pelaku melakukan perlawanan terhadap petugas.

"Pelaku terpaksa diberi tindakan tegas karena berusaha melarikan diri saat pengembangan. Kemudian team membawa pelaku ke RS Bhayangkara untum mendapatkan perawatan dan diboyong ke Satreskrim Polrestabes Medan untum proses lebih lanjut," ungkapnya.

Dari tangan pelaku petugas amankan barang bukti berupa uang tunai Rp 650 ribu dan satu unit sepeda motor Honda CBR.

"Berdasarkan keterangan dari pelaku, ia telah melakukan sembilan kali aksi pencurian sepeda motor. Identitas pelaku berhasil kami ketahui berdasarkan rekaman cctv yang kita dapat dari TKP. Setelah mendapatkan rekaman cctv, kami menganalisa dan mengidentifikasi pelaku," kata Putu Yudha Prawira.

"Sahat merupakan pemberantasan tahun 2015. Terhadap tersangka dilakukan tindakan tegas terukur menembak bagian kaki pelaku karna berusaha melarikan diri dengan cara melawan petugas," sambungnya.

(cr23/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Anil Rasyid
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved