Serahkan Ribuan Sertifikat, Jokowi Sembari Bagi-bagi Sepeda di Samosir

"Saya sangat senang sekali bisa hadir ke Pulau Samosir. Ini yang ke dua. Saya bagikan ribuan sertifikat,"katanya.

Serahkan Ribuan Sertifikat, Jokowi Sembari Bagi-bagi Sepeda di Samosir
TRIBUN MEDAN/TOMMY SIMATUPANG
Jokowi menyampaikan sertifikat tanah secara simbolis kepada masyarakat di Kabupaten Samosir, Selasa (30/7/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, SAMOSIR - Presiden Joko Widodo membagikan sertifikat tanah kepada ribuan masyarakat Kawasan Danau Toba (KDT) di Lapangan Bola Ambarita, Kabupaten Samosir, Selasa (30/7/2019).

Presiden Jokowi menyampaikan sangat senang bisa berada di Kabupaten Samosir untuk ke dua kalinya.

"Saya sangat senang sekali bisa hadir ke Pulau Samosir. Ini yang ke dua. Saya bagikan ribuan sertifikat," katanya.

Jokowi mengatakan memang masih banyak sertifikat yang belum diselesaikan. Sejak tahun 2015 ada 126 juta lahan yang belum bersertifikat.

Hingga tahun 2019 baru 46 juta yabg terealisasi. Sehingga, masih ada 80 juta lahan yang belum bersertifikat.

Baca: Warga Rela Hujan-hujanan Demi Mendekati Presiden Jokowi

Baca: Presiden Jokowi Warning Investor, Percepat Pembangunan Kawasan Danau Toba

Baca: Jokowi Pastikan Perpindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan: Kita Ingin Secepatnya Diputuskan

"Bahwa memang masih banyak sertifikat yang belum diselesaikan. Di tahun 2015 ada 126 juta sertifikat yang harus dipegang masyarakat yang selesai baru 46 juta. Masih ada 80 juta yg belum selesai di seluruh tanah air,"ujarnya saat menyampaikan pidato.

Jokowi mengungkapkam selalu menemukan masalah sengketa lahan di daerah-daerah. Bahkan, banyak terjadi konflik lahan.

"Banyak sengketa tanah. Banyak konflik tanah. Inilah tanda bahwa sudah memiliki hak hukum yang kita miliki. Saya kalau pergi ke desa selalu ditemui masalah sengketa tanah,"ujarnya seraya mengatakan untuk tahun 2019 memiliki target 9 juta sertifikat.

Jokowi menyampaikan di tahun 2025 seluruh tanah sudah bersertifikat. Termasuk seluruh lahan yang ada di Kawasan Danau Toba (KDT).

"Karena memang kita kasih sertifikat ini ke rakyat untuk kepastian hukum yang jelas,"ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved