Insiden Pesawat Militer Jatuh di Permukiman, Warga Ungkap Ledakan Mengerikan, 15 Orang Tewas

Insiden Pesawat Militer Jatuh di Permukiman, Warga Ungkap Ledakan Mengerikan, 15 Orang Tewas

AFP/AAMIR QURESHI
Insiden Pesawat Militer Jatuh di Permukiman, Warga Ungkap Ledakan Mengerikan, 15 Orang Tewas. Foto Lokasi jatuhnya pesawat militer milik Pakistan di permukiman warga di Rawalpindi, Selasa (30/7/2019) 

TRIBUN-MEDAN.COM - Insiden Pesawat Militer Jatuh di Permukiman, Warga Ungkap Ledakan Mengerikan, 15 Orang Tewas.

//

Sebanyak 15 orang dilaporkan tewas dalam insiden jatuhnya sebuah pesawat militer ke daerah permukiman warga di Pakistan, Selasa (30/7/2019).

Baca: Jadwal Siaran Langsung Man United vs AC Milan, Tottenham Hotspur vs Inter Milan

Baca: TERKAIT Kasus Pembunuhan Istri Pendeta, Kedua Kaki Pelaku Ditembak Polisi, Ada Bekas Luka Cakar

Pesawat militer berukuran kecil tersebut jatuh dan menabrak kawasan permukiman warga di sebuah desa miskin di Rawalpindi, di dekat lingkungan elit kota garnisun yang menjadi markas tentara.

"Kami telah membawa seluruh jenazah ke rumah sakit, termasuk 10 warga sipil dan lima kru pesawat," kata juru bicara pasukan penyelamat lokal, Farooq Butt, menambahkan sebanyak 12 orang lainnya cedera akibat insiden tersebut.

"Seluruh jenazah korban terbakar parah, sehingga perlu dilakukan tes DNA untuk keperluan identifikasi," tambahnya.

Seorang warga di dekat lokasi insiden mengatakan kepada AFP bahwa kecelakaan tersebut terjadi pada dini hari, sekitar pukul 02.00 waktu setempat.

"Saya terbangun oleh suara ledakan keras. Saya langsung berlari keluar rumah dan melihat api besar. Kami pun bergegas menuju lokasi," ujar Mohammad Sadiq.

"Orang-orang berteriak. Kami mencoba membantu mereka tetapi kobaran api terlalu besar," lanjutnya, menambahkan bahwa satu keluarga dengan tujuh anggota keluarga termasuk di antara korban tewas.

Seorang warga lainnya, Ghulam Khan mengatakan sempat mendengar suara deru pesawat yang terbang di atas rumahnya. Dia pun menambahkan bahwa pesawat tersebut tampaknya terbakar sebelum jatuh. "Suaranya terdengar sangat mengerikan," ujarnya.

Halaman
12
Editor: Salomo Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved