Jelang Hari Raya Idul Adha 1440 H, Dinas Pertanian dan Peternakan Periksa Kesehatan Hewan

Labuhan Siregar mengatakan bahwa pengecekan dilakukan untuk melihat kesehatan hewan kurban apakah layak untuk diperjualbelikan.

Jelang Hari Raya Idul Adha 1440 H, Dinas Pertanian dan Peternakan Periksa Kesehatan Hewan
TRIBUN MEDAN/HO
Kepala Klinik Hewan Kota Medan, Labuhan Siregar saat melakukan pengecekan, untuk melihat kesehatan hewan kurban apakah layak untuk diperjualbelikan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1440 H atau Hari Raya Kurban yang jatuh pada 11 Agustus 2019 mendatang, Dinas Pertanian dan Peternakan (DPP) Kota Medan melakukan pengecekan terhadap tempat-tempat penjualan hewan kurban.

Kepala Klinik Hewan Kota Medan, Labuhan Siregar mengatakan bahwa pengecekan dilakukan untuk melihat kesehatan hewan kurban apakah layak untuk diperjualbelikan.

"Pengecekan kita lakukan seperti memeriksa kesehatan, umur, dan luka atau cacat di tubuh hewan kurban," kata Labuhan Siregar saat mengecek kesehatan hewan qurban di Jalan Avros, Medan, Rabu (31/7/2019).

"Kalau umurnya tidak cukup, kita melarang untuk di jual begitu juga dengan yang cacat," sambungnya.

Labuhan juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan terhadap hewan kurban ini sudah dilakukan dalam satu pekan yang lalu dibeberapa tempat hewan penjual korban yang ada di Kota Medan.

"Setidaknya kita sudah periksa 600 ekor hewan kurban di tempat pengumpulan hewan kurban dan kita juga akan memeriksa lagi hewan qurban dua hari menjelang Hari Raya Idul Adha di Masjid-masjid atau perusahaan-perusahaan dan di lingkungan-lingkungan masyarakat," urainya.

Labuhan menambahkan bahwa pada saat pemeriksaan hewan kurban di Jalan Avros, pihaknya menemukan ada satu ekor lembu yang cacat.

"Ada kita temui satu ekor hewan kurban yang cacat seperti mempunyai tes-tesan atau tunggal dan ini tidak layak. Ini di kategorikan cacat. Itu kita berikan tindakan tidak memberikan surat kesehatan dan memberi tanda S (sehat) dan kita imbau kepada pemilik agar tidak dijual," jelas Labuhan Siregar.

Sementara itu, pemilik hewan kurban, Samsul Bahri mengatakan bahwa setidaknya ada 50 ekor hewan kurban yang ia jual untuk menyambut pelaksanaan Hari Raya Idul Adha tahun ini.

"Kurang lebih 50 ekor, dan sampai saat ini kita masih fokus kepada pembeli untuk kawasan di Kota Medan," tutup Samsul.

(mak/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved