Kurir Ganja Junaidi Pelawi Menangis Tersedu-sedu Dituntut Penjara 3,5 Tahun

Sambil ke luar ruang sidang, anak terdakwa ikut mengantar sambil memegang tangan ayahnya hingga ke rutan sementara.

Kurir Ganja Junaidi Pelawi Menangis Tersedu-sedu Dituntut Penjara 3,5 Tahun
Tribun Medan/Victory Arrival Hutauruk
Terdakwa kurir ganja Junaidi Pelawi menahan tersedu-sedu setelah dituntut JPU Rina Sari Sitepu dengan dengan hukuman 3,5 tahun di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (31/7/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Disaksikan istri dan anak, terdakwa kurir ganja Junaidi Pelawi tersedu-sedu setelah dituntut jaksa Rina Sari Sitepu dengan hukuman 3,5 tahun di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (31/7/2019).

Melihat sang suami menangis, sang istri yang duduk di Ruang kartika yang ikut menyaksikan pun ikut menangis.

"Dengan ini meminta Majelis Hakim yang mempersidangkan, bahwa terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pidana dalam Pasal 114 ayat 2 Undang-undang RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Dengan hukuman penjara 3 tahun 6 bulan," kata jaksa penuntut.

Terdakwa Junaidi tampak tertunduk lemas usai nota tuntutan dibacakan atas kepemilikan 66 amp/bungkus ganja.

Usai dibacakan hakim langsung bertanya kepada terdakwa, "Gimana dengan tuntutan itu, sudah cocok?," tanya Hakim Ketua Irwan Effendi.

 Junaidi Pelawi masih nampak linglung. "Sudah mengerti kamu?" tanya Hakim Irwan Effendi mempertegas.

Dengan suara parau, terdakwa menyatakan menerima tuntutan itu.

"Terima, Pak," jawab terdakwa dengan mata yang mulai nampak berkaca-kaca.

Melihat terdakwa yang mulai berderai air mata, Hakim Anggota Aimafni Arli lantas bertanya.

"Kenapa kau menangis?" tanyanya.

Halaman
12
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved