Sepak Takraw Sumut Bertekad Lolos PON Papua, Target Juara di Kejurnas

"Kami ini tinggal bertanding saja. Optimis sekali bisa lolos," kata Ibrahim Wiyaka.

Sepak Takraw Sumut Bertekad Lolos PON Papua, Target Juara di Kejurnas
HO
Para atlet sepak takraw Sumut saat berfoto bersama. Tim Sumut akan berlaga di ajang Pra-PON yang akan berlangsung yang dijadwalkan berlangsung di Icuk Sugiarto Training Camp, Sukabumi, tanggal 2-7 Agustus 2019. 

TRIBUN-MEDAN.com - Tim Sepak Takraw Sumatera Utara siap berlaga di ajang kejuaraan nasional yang dijadwalkan di Icuk Sugiarto Training Camp, Sukabumi, tanggal 2-7 Agustus.

Pelatih tim Pra-PON Sumut, Ibrahim Wiyaka menyatakan persiapan mereka sudah matang. Para atlet juga sudah cukup berlatih selama dalam pelatda Pra-PON. Selain menargetkan untuk bisa lolos ke Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2020, Tim Sumut juga menargetkan mampu meraih juara dan membawa pulang medali emas kejurnas.

"Kami ini tinggal bertanding saja. Optimis sekali bisa lolos. Kami sudah berangkat ke Sukabumi. Kalau tidak optimis, buat apa kita berangkat? Ya target emas. Bercita-cita harus tinggi dan kemampuan memang ada untuk itu. Semoga Tuhan merestui, menerima doa dan upaya kita selama ini, " ujarnya via telepon, Rabu (31/7/2019).

Ibrahim menuturkan, untuk menghadapi ajang Pra-PON, Tim takraw Sumut berkekuatan sembilan pemain. Mereka adalah M Kurnia Barus, Muchsin Wira Damanik (feeder/apit kanan), Bagus Hasibuan, Gusti Nanda, Yon Wibowo (tekong), serta Muhammad Reza, Junaidi, Yudha Risky Pratama, dan Andrian Syahputra (smash/apit kiri).

Pada babak kualifikasi PON tersebut, tim Sumut sendiri masuk dalam wilayah I dan akan menghadapi tim dari Aceh, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepualuan Riau, dan Bangka-Belitung. Berdasar regulasi KONI Pusat dan PB PON, juara kejurnas di tiap wilayah akan lolos untuk tim double dan quadrant. Runner-up kejurnas lolos nomor regu dan double event, juara inter regu lolos nomor inter regu dan double event, runner-up inter regu hanya lolos nomor double event.

"Kalau lawan berat ya Riau dan Sumbar, terutama di nomor team double. Tapi tidak menutup kemungkinan daerah lain, kan perkembangannya kami belum tahu. Kami enggak anggap enteng provinsi lain," ungkapnya.

Sebelumnya, lanjut Ibrahim, selain latihan rutin selama pelatda, Ibrahim mengatakan tim nya juga sempat mengikuti training camp di Sergai selama hampir sebutkan. Bahkan untuk persiapan jelang kejurnas, tim takraw Sumut juga turut mengikuti turnamen yang juga diikuti timnas Malaysia dan tim Pra-PON Riau di Pekanbaru tanggal 11-14 kemarin.

"Saya sangat puas dengan hasil try out di Riau kemarin. Karena salah satu saingan terberat, Riau, mampu kami imbangi. Kalau anak-anak konsisten main saya kira hasilnya pasti tidak mengecewakan," terangnya.

Ibrahim berharap, anak asuhnya bisa tampil maksimal untuk bisa meraih juara. Selain itu, dia juga berharap dukungan dari warga Sumatera Utara.

"Yang paling penting mental. Sebelum laga, ya tetap latihan agar jaga kebugaran. Jelang pertandingan, mereka hanya perlu jaga kesehatan, mendekatkan diri pada Tuhan dan menghindari kegiatan yang bisa mengakibatkan cedera. Dan tentunya doa dan dukungan dari seluruh warga Sumatera Utara," pungkas Dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Unimed ini.

(cr11/tribun-medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved