Tim Terpadu Cek Proyek Dana Desa di Belang Malum Dairi

Ada empat kegiatan fisik Dana Desa Tahun 2019 tahap pertama di Desa Belang Malum.

Tim Terpadu Cek Proyek Dana Desa di Belang Malum Dairi
TRIBUN MEDAN/HO
Tim terpadu mengukur panjang jalan rabat beton yang merupakan kegiatan fisik Dana Desa Tahun 2019 Tahap I Desa Belang Malum, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Selasa (30/7/2019). 

TRIBUN-MEDAN.COM, DAIRI - Tim terpadu pengawasan anggaran dana desa Kecamatan Sidikalang, terdiri atas Camat Sidikalang, Danramil 02/Sidikalang, Kapolsek Sidikalang Kota, serta petugas pendamping desa dan tim pelaksana kegiatan, mengecek kegiatan fisik dana desa di Dusun I dan Dusun II, Desa Belang Malum, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi.

Ada empat kegiatan fisik Dana Desa Tahun 2019 tahap pertama di Desa Belang Malum.

Tiga di antaranya telah selesai dikerjakan, yaitu pembangunan jalan rabat beton dan telah selesai. Sementara, satu mata kegiatan lagi, yaitu pembangunan parit, belum siap.

Pengecekan dilakukan secara detail, mulai dari meraba permukaan, mengukur panjang dan lebar, hingga mengetok bagian bangunan.

Hal itu untuk memastikan pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Belang Malum bagus.

"Monitoring yang kita lakukan hari ini bertujuan untuk melihat apakah pekerjaan yang dilakukan sudah sesuai RAB (Rencana Anggaran Biaya)," kata Camat Sidikalang, Agel Siregar, Rabu (31/7/2019).

Empat kegiatan fisik Dana Desa Tahap I di Dusun I dan II, Desa Belang Malum dimaksud, ungkap Siregar, yakni pembangunan jalan rabat beton di Dusun I berukuran 1 × 28,5 meter plus satu plat beton, yang berbiaya Rp10.892 juta.

Kemudian, pembangunan jalan rabat beton di Dusun I berukuran 1 × 64 meter plus satu plat beton dan berbiaya Rp36,652 juta.

Selanjutnya, pembangunan jalan rabat beton di Dusun II berukuran 3 × 48,5 meter dan berbiaya Rp30,912 juta.

Terakhir, pembangunan parit di Dusun I yang masih belum siap, berukuran panjang 77 meter plus plat beton dan berbiaya Rp60,446 juta.

"Setelah kita cek, tiga kegiatan yang telah selesai dikerjakan ini sudah sesuai RAB, sebagaimana hasil musrenbang desa," tutur Siregar.

"Terhadap kegiatan yang belum selesai, kita beri masukan kepada kadesnya supaya membaguskan pengerjaannya agar tidak menjadi temuan inspektorat nantinya," imbuh Siregar mengakhiri.

(cr16/tribun-medan.com)

Penulis: Dohu Lase
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved