Jaring Pemanah Terbaik Menuju Pra-PON, Perpani Sumut Gelar Selekda 100 Persen

Selekda 100 persen tersebut akan kembali diikuti oleh para atlet Pelatda KONI Sumut dan Perpani Sumut.

Jaring Pemanah Terbaik Menuju Pra-PON, Perpani Sumut Gelar Selekda 100 Persen
TRIBUN MEDAN/CHANDRA SIMARMATA
Foto Ilustrasi: Sejumlah atlet panahan tingkat SMP saat mengikuti seleksi daerah (Selekda) persiapan pelatda PON 2020 yang digelar oleh Perpani Sumut. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pengprov Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Sumut kembali menggelar seleksi daerah untuk menyaring 100 persen Atlet yang akan mengikuti kejurnas Pra-PON yang dijadwalkan berlangsung tanggal 21-29 September 2019 di Jakarta.

Selekda tersebut dilaksanakan pada tanggal 3-4 Agustus 2019 bertempat di Lapangan GOR Mini Disporasu, Jalan Pancing, Medan.

Sekretaris umum (Sekum) Perpani Sumut Rahmat Purba mengatakan Selekda 100 persen tersebut akan kembali diikuti oleh para atlet Pelatda KONI Sumut dan Perpani Sumut.

Peserta diluar atlet pelatda, sambungnya, juga diperbolehkan mengikuti seleksi tersebut namun dengan syarat sudah pernah mencapai skor minimal 600 pada ronde recurve jarak 2x70 meter, dan compound 2x50 meter. Sedangkan untuk ronde nasional (standard bow) jarak 2x50, 40, 30 meter harus sudah pernah mencapai skor minimal 700.

"Seleksi kita dua hari, Sabtu recurve sama compound. Hari Minggu untuk standar bow. Kalau besok jadwal technical meeting. Nantinya saat seleksi jika skor minimal peserta tidak tercapai maka kena denda Rp 150.000," ujarnya kepada Tribun Medan, Kamis (1/8/2019).

Rahmad juga menjelaskan, Perpani Sumut memang mempersilakan para atlet Diluar pelatda untuk bisa kembali ikut seleksi. Tujuannya kata Rahmad adalah untuk kembali menjaring atlet potensial di luar pelatda.

Karena bisa saja pada seleksi yang lalu belum bisa mengikuti selekda atau gagal pada seleksi lalu. Harapannya, mereka yang belum di tim pelatda sudah berlatih keras selama beberapa bulan ini untuk bisa bersaing.

"Saat ini untuk atlet pelatda dari jumlahnya ada 200 persen. Mana tahu di luar yang 200 persen saat ini ada lagi atlet yang sudah latihan dia jadi kita beri kesempatan," terangnya.

Lebih lanjut kata Rahmad, setelah didapat hasil dari seleksi 100 persen nanti, maka pembinaan atlet akan dilanjutkan untuk lebih intensif menuju Pra-PON. Dia pun berharap para atlet pelatda uang sudah dibina beberapa bulan ini nantinya tidak kalah.

Namun dia juga berharap ada atlet berbakat yang bagus dan bisa tampil. Perpani tetap mencari yang terbaik untuk bisa mengharumkan nama Sumatera Utara pada Pra-PON dan PON Papua tahun 2020.

Halaman
12
Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved