Nilai Impor Sumut Turun Sebesar 34,30 Persen

Bila dibandingkan dengan bulan Juni 2018, ekspor Sumut mengalami penurunan sebesar -4,26 persen.

Nilai Impor Sumut Turun Sebesar 34,30 Persen
Tribun Medan / Natalin
Kepala BPS Sumut Syech Suhaimi didampingi Kabid Statistik Sosial, Mukhamad Mukhanif di Kantor BPS Sumut, Kamis (1/8/2019). 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Nilai ekspor melalui pelabuhan muat di wilayah Sumatera Utara (Sumut) pada bulan Juni 2019 mengalami penurunan dibandingkan bulan Mei 2019, yaitu dari US$ 677,75 juta menjadi US$ 526,49 juta atau turun sebesar 22,32 persen.

Bila dibandingkan dengan bulan Juni 2018, ekspor Sumut mengalami penurunan sebesar -4,26 persen. 

Kepala BPS (Badan Pusat Statistik) Sumut Syech Suhaimi didampingi Kabid Statistik Sosial, Mukhamad Mukhanif mengatakan penurunan nilai ekspor pada bulan Juni 2019 terhadap Mei 2019 terjadi pada golongan karet dan barang dari karet (HS 40) turun sebesar US$ 58,12 juta (-58,94%) dan lemak dan minyak hewan/nabati (HS 15) turun sebesar US$ 49,26 juta (22,64%).

"Sedangkan yang mengalami kenaikan nilai ekspor terjadi pada golongan berbagai produk kimia (HS 38) sebesar US$35,15 juta (47,85%) diikuti bahan kimia organik (HS 29) sebesar US$27,66 juta (104,94%)," ucap Syech, Kamis (1/8/2019).

Ia menjelaskan ekspor ke Tiongkok pada Juni 2019 merupakan yang terbesar yaitu US$101,07 juta diikuti Amerika Serikat sebesar US$61,44 juta dan Jepang sebesar US$ 26,61 juta dengan kontribusi ketiganya mencapai 36,02 persen. 

"Menurut kelompok negara tujuan ekspor pada Juni 2019, ekspor ke kawasan Asia (di luar ASEAN) merupakan yang terbesar dengan nilai US$183,93 juta (34,93 persen)," ucapnya.

Syech menjelaskan nilai impor melalui Sumut bulan Juni 2019 atas dasar CIF (cost, insurance & freight) sebesar US$ 256,32 juta, atau turun sebesar 37,63 persen dibandingkan bulan Mei 2019 yang mencapai US$ 410,98 juta.

"Bila dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya, nilai impor mengalami penurunan sebesar 34,30 persen," katanya.

Ia menjelaskan nilai impor bulan Juni 2019 dibanding bulan Mei 2019, barang modal turun sebesar 46,92 persen, barang konsumsi turun sebesar 35,68 persen sedangkan bahan baku/penolong turun sebesar 36,16 persen.

Pada Juni 2019, golongan barang yang mengalami penurunan nilai impor terbesar yaitu ampas/sisa industri makanan (HS 23) turun sebesar US$ 35,43 juta (-83,66%) diikuti bahan bakar mineral (HS 27) turun sebesar US$ 18,79 juta (-38,57%) sedangkan golongan barang yang mengalami kenaikan nilai impor terbesar adalah besi dan baja (HS 72) sebesar US$ 33,00 ribu (0,23%). 

"Nilai impor bulan Juni 2019 dari Tiongkok merupakan yang terbesar yaitu US$66,76 juta dengan perannya mencapai 26,05 persen dari total impor Sumut, diikuti Singapura sebesar US$24,92 juta (9,72%), dan Thailand sebesar US$20,90 juta (8,15%)," ucap Syech.

(nat/tribun-medan.com)

Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved