Jelang Akhir Putaran Pertama Liga 2, PSMS Dinilai Masih Minim Variasi Serangan,

Menurutnya, peluang meraih poin penuh di Stadion Teladan cukup besar. Namun tim Ayam Kinantan malah menyia-nyiakannya.

Jelang Akhir Putaran Pertama Liga 2, PSMS Dinilai Masih Minim Variasi Serangan,
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Pemain PSMS Medan Aidun Sastra (kiri) saling berebut bola dengan pemain Sriwijaya FC Ahmad Ihwan pada lanjutan Liga 2, di Stadion Teladan Medan, Kamis (1/8/2019). Skuat Sriwijaya FC berhasil menahan imbang tim tuan rumah PSMS Medan dengan skor 1-1. 

TRIBUN-MEDAN.com - Sekjend SMeCK Hooligan, Bani Gultom sangat menyayangkan PSMS Medan gagal meraih poin penuh atas Sriwijaya FC.

Menurutnya, peluang meraih poin penuh di Stadion Teladan cukup besar. Namun tim Ayam Kinantan malah menyia-nyiakannya. Ia juga menyebut PSMS bermain monoton. Variasi penyerangan tidak begitu banyak dan membosankan.

"PSMS seharusnya bisa meraup poin penuh, karena bermain di kandang. Permainan minim variasi, terlalu monoton. Serangan yang dibangun tidak ada yang membuat lawan kebingungan," ujarnya, Jumat (2/8/2019).

Baca: Pelatih PSMS Kecewa Timnya tak Menang Lawan Sriwijaya FC

Baca: Pelatih Sriwijaya FC Puas Curi Poin di Markas PSMS Medan

Baca: Cetak Satu Gol untuk PSMS, Gurning: Natanael Bagus tapi Kurang Tenang

Pada laga selanjutnya, Bani meminta PSMS harus meraih poin penuh ketika main di Stadion Teladan. Agar tim kebanggaannya bertengger di papan atas klasemen Wilayah Barat pada putaran pertama ini.

Selebrasi pemain Sriwijaya FC Ahmad Ihwan seusai mencetak gol ke gawang PSMS Medan pada lanjutan Liga 2, di Stadion Teladan Medan, Kamis (1/8/2019). Skuat Sriwijaya FC berhasil menahan imbang tim tuan rumah PSMS Medan dengan skor 1-1.
Selebrasi pemain Sriwijaya FC Ahmad Ihwan seusai mencetak gol ke gawang PSMS Medan pada lanjutan Liga 2, di Stadion Teladan Medan, Kamis (1/8/2019). Skuat Sriwijaya FC berhasil menahan imbang tim tuan rumah PSMS Medan dengan skor 1-1. (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)

"Mau tak mau wajib menanglah di Teladan lawan PSGC nanti. Harga mati. Pemain harus makin termotivasi main di kandang demi tiga poin biar di putaran pertama ini bisa bertengger di papan atas dan kalau bisa pemimpin klasemen," ungkapnya.

PSMS saat ini masih berada di posisi kedua dengan mengoleksi 17 poin. Dua laga tersisa akan mereka hadapi sebelum putaran pertama habis bersua PSGC Ciamis dan Persiraja Banda Aceh. (lam/tribun-medan.com)

Penulis: Ilham Fazrir Harahap
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved