Hukuman Berat Lionel Messi Akibat Tuduh Korupsi, Sasar Wasit CONMEBOL, Denda dan Larang Main 3 Bulan

Hukuman Berat Lionel Messi Akibat Tuduh Korupsi, Sasar Wasit CONMEBOL, Denda dan Larang Main 3 Bulan

TWITTER.COM/MIRRORFOOTBALL
Hukuman Berat Lionel Messi Akibat Tuduh Korupsi, Sasar Wasit CONMEBOL, Denda dan Larang Main 3 Bulan 

Hukuman Berat Lionel Messi Akibat Tuduh Korupsi, Sasar Wasit CONMEBOL, Denda dan Larang Main 3 Bulan

TRIBUN-MEDAN.COM - Hukuman Berat Lionel Messi Akibat Tuduh Korupsi, Sasar Wasit CONMEBOL, Denda dan Larang Main 3 Bulan.

//

Megabintang sepak bola yang kariernya moncer dan gemerlap di FC Barcelona itu mendapat hukuman cukup berat, meski tidak sampai menamatkan kariernya.

Baca: Pembobol Sistem ATM Raup Rp 1,7 Miliar Dirikan Perusahaan, Polisi Ungkap Uang Hasil Kejahatan

Baca: Jadwal & Link Live Streaming Persija Jakarta vs Arema FC, Duel Panas Liga 1 Hari Ini

Hukuman Berat Lionel Messi Akibat Tuduh Korupsi, Sasar Wasit CONMEBOL, Denda dan Larang Main 3 Bulan
Hukuman Berat Lionel Messi Akibat Tuduh Korupsi, Sasar Wasit CONMEBOL, Denda dan Larang Main 3 Bulan (TWITTER.COM/FOXFOOTBALL)

Ya, bintang Argentina Lionel Messi dilarang membela tim nasionalnya selama tiga bulan dan dijatuhi denda 50.000 dolar AS, Jumat (2/8/2019) waktu setempat.

Messi dijatuhi hukuman oleh badan sepak bola Amerika Selatan CONMEBOL.

Hukuman itu diberikan setelah Messi mengkritik keras CONMEBOL pada Copa America lalu.

Pemain Barcelona berusia 32 tahun itu menuduh CONMEBOL korupsi setelah dikartumerahkan wasit saat melawan Chile pada pertandingan perebutan tempat ketiga di Brasil, bulan lalu.

Baca: MotoGP - Jadwal & Link Live Streaming MotoGP Ceko 2019, Klasemen MotoGP, Respons Valentino Rossi

Messi dibuat marah oleh dua insiden selama Copa berlangsung di Brasil.

Messi murka gara-gara tim nasional Argentina tidak dipenuhi klaim dua penaltinya saat kalah 0-2 melawan Brasil.

Halaman
123
Editor: Salomo Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved